08117992581

Peserta OJT IDEA Indonesia Batch 38 Segera Praktik di Hotel Bintang 3 hingga 5

$rows[judul] Keterangan Gambar : Suasana pelepasan OJT Reguler Batch 38 Idea Indonesia. foto/kominfo

Kota Metro, A1BOS.COM - Peserta On Job Training (OJT) Reguler Batch 38 IDEA Indonesia segera menjalani praktik di berbagai hotel bintang 3, 4 dan 5 di Jakarta serta sejumlah kota lainnya setelah menyelesaikan pelatihan intensif selama sekitar tiga bulan.

Peserta berasal dari seluruh kabupaten/kota di Lampung, Sumatera Selatan, serta sejumlah daerah di luar Pulau Sumatera. Mereka dilepas secara simbolis Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso di Hotel IDEA Indonesia, Rabu (26/08/2026).

Presdir PT Idea Indonesia Akademi Tbk, Eko Desriyanto, mengatakan pelepasan tersebut menjadi momentum setelah peserta menjalani pelatihan selama kurang lebih tiga bulan.

“tiga bulan yang lalu kurang lebih Pak Wali turut menyambut adik-adik ini dan hari ini kita akan sama-sama melepas. Kalau kemarin penyambutan tidak ada para para wali, ini para wali hadir,” ujar Eko.

Menurut Eko, perubahan peserta terlihat signifikan selama mengikuti pelatihan. Saat awal mengikuti pelatihan, banyak peserta belum memiliki kemampuan dasar dalam make up, berpakaian maupun grooming.

“Tiga bulan yang lalu, adik-adik kita belum bisa makeup, belum bisa dress atau grooming yang baik. Hari ini, karena saya tidak terlibat langsung dalam pelatihan sehari-hari secara intensif, beberapa wajah itu sempat membuat saya kaget,” katanya.

Perubahan juga terlihat dalam kemampuan berbahasa Inggris. Sebelumnya, peserta tidak terbiasa menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.

Setelah menjalani pelatihan intensif, mereka mampu mengikuti wawancara menggunakan bahasa Inggris. Peserta juga mendapatkan penempatan di hotel bintang 3, 4 dan 5 serta mendapatkan penempatan 100%.

Selain kemampuan bahasa, praktik di berbagai departemen perhotelan menjadi bagian dari pelatihan yang membekali peserta dengan keterampilan yang dibutuhkan industri.

“Maka nanti di hotel tugas kalian adalah membuktikan diri bahwa kalian layak untuk menjadi karyawan profesional,” tegasnya.

Eko menjelaskan, OJT di IDEA Indonesia pada dasarnya merupakan tahap pembuktian kemampuan peserta setelah mendapatkan pembelajaran.

“On job training di IDI Indonesia itu sebenarnya adalah hanya pembuktian saja. Pembuktian bahwa apa yang kalian dapatkan dan kalian lakukan di IDI Indonesia telah membuat kalian menjadi lulusan profesional unggul,” jelasnya.

Ia berharap peserta mampu menunjukkan kemampuan tersebut kepada manajemen hotel sehingga dapat meniti karier dan menjadi pemimpin di bidang hotel, hospitality dan tourism di masa depan.

Eko juga mengingatkan peserta belum benar-benar selesai sebelum mendapatkan pekerjaan secara definitif. Karena itu, orang tua dan seluruh pihak diminta terus memberikan dukungan ketika peserta memasuki lingkungan baru, menghadapi orang-orang baru, serta menjalani proses adaptasi di industri.

“Seperti halnya mereka sudah berhasil beradaptasi dalam 3 bulan terakhir di ID Indonesia. Kita dukung bersama-sama juga agar masa adaptasinya di industri nanti juga bisa berhasil sesukses mereka beradaptasi dengan lingkungan baru di ID Indonesia,” ujarnya.

IDEA Indonesia, lanjut Eko, masih memiliki tanggung jawab memberikan bimbingan, coaching, mentoring dan motivasi kepada peserta hingga proses OJT selesai.

“Target kita 90%. on job training ini langsung direkrut di mana mereka on job training,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, peserta tidak hanya membutuhkan hard skill, tetapi juga soft skill yang diberikan selama pelatihan. Materinya mencakup disiplin, positive behavior, attitude, sikap hingga mindset.

Peserta juga tidak perlu ragu berkomunikasi dengan tim IDEA Indonesia jika menemukan persoalan atau lupa terhadap materi yang telah dipelajari.

Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan OJT merupakan tahapan penting untuk mempersiapkan peserta memasuki dunia kerja.

“Peserta tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga belajar secara langsung mengenai dunia kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, etika profesional, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja,” kata Bambang.

Karena itu, Bambang meminta peserta memanfaatkan OJT sebaik-baiknya dan tidak menjadikan pekerjaan sebagai satu-satunya tujuan.

“Jangan hanya berpikir bahwa tujuan akhirnya adalah mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, jadikan pengalaman ini sebagai proses untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan membangun kepercayaan diri,” pesannya.

Bambang juga meminta peserta menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, lembaga pendidikan, IDEA Indonesia dan Kota Metro.

“Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Metro adalah generasi yang disiplin, berintegritas, mau belajar, bekerja keras, dan mampu bersaing,” tegasnya.

Peserta juga diminta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan selama menjalani OJT. Setiap tantangan harus dijadikan pengalaman dan pembelajaran.

“Bertanyalah apabila belum memahami sesuatu, terbukalah terhadap masukan, dan teruslah meningkatkan kemampuan,” imbuhnya.

Bambang berharap peserta menjadi pribadi yang lebih siap memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri setelah menyelesaikan OJT.

“Jalani setiap proses dengan sungguh-sungguh, disiplin, penuh tanggung jawab, dan semangat untuk terus belajar,” pungkasnya.(kom/bs)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)