08117992581

Spotify Kini Bisa Diajak Mengobrol, Ini Fungsi Baru yang Bisa Membantu Menemukan Musik Favorit

$rows[judul] Keterangan Gambar : Spotify. foto/spotify.com

METRO, A1BOS.COM - Spotify terus menambah kemampuan berbasis kecerdasan buatan (AI) ke dalam layanannya. Kini, sebagian pengguna Premium dapat berinteraksi langsung dengan aplikasi menggunakan suara atau teks untuk mencari musik, menggali informasi tentang lagu, hingga mengetahui kebiasaan mendengarkan mereka sendiri.

Fitur ini membuat pencarian musik menjadi lebih alami. Pengguna tidak lagi harus mengetik nama lagu atau artis secara spesifik, tetapi cukup menyampaikan keinginan mereka dengan bahasa sehari-hari.

Dikutip dari Lifehacker, Spotify mulai meluncurkan fitur percakapan berbasis AI bagi pengguna Premium yang memenuhi syarat. Fitur tersebut masih tersedia secara terbatas dan berstatus beta.

Spotify Bisa Memahami Permintaan dengan Bahasa Sehari-hari

Lewat fitur baru ini, pengguna dapat meminta Spotify memutar musik sesuai suasana hati atau preferensi tertentu. Misalnya, meminta lagu dari artis yang belum pernah didengar sebelumnya atau membuat campuran lagu-lagu populer dari penyanyi favorit.

Perintah tersebut juga bisa dipadukan dengan permintaan lain. Sebagai contoh, pengguna dapat meminta Spotify menambahkan lagu Bad Bunny, tetapi hanya lagu-lagu terbarunya atau versi yang lebih santai.

Bisa Bertanya Tentang Lagu, Podcast, dan Buku Audio

Kemampuan AI Spotify tidak berhenti pada pencarian lagu.

Dari tampilan Now Playing, pengguna dapat mengajukan berbagai pertanyaan mengenai musik yang sedang diputar, seperti kapan album dirilis, genre musiknya, atau latar belakang pembuatan sebuah album.

Fitur serupa juga tersedia untuk podcast dan buku audio. Pengguna dapat mencari informasi tambahan mengenai penulis maupun rekomendasi podcast lain yang menampilkan narasumber yang sama.

Mengetahui Riwayat Mendengarkan Sendiri

Salah satu fitur yang paling menarik adalah kemampuannya menjawab pertanyaan berdasarkan riwayat mendengarkan pengguna.

Misalnya, pengguna dapat bertanya kapan pertama kali mendengarkan sebuah lagu atau jenis musik apa yang paling sering diputar dalam beberapa waktu terakhir.

Fitur ini memberi gambaran lebih personal mengenai kebiasaan mendengarkan musik, mirip dengan informasi yang biasanya muncul pada Spotify Wrapped di akhir tahun.

Masih Terbatas untuk Pengguna Premium

Spotify menyatakan fitur percakapan berbasis AI ini baru tersedia bagi sebagian pengguna Premium yang memenuhi syarat.

Pada tahap awal, layanan tersebut hanya diluncurkan di Amerika Serikat, Irlandia, dan Swedia. Selain itu, statusnya masih beta sehingga pengalaman setiap pengguna bisa berbeda.

Spotify atau Amazon Music, Mana yang Lebih Menarik?

Persaingan layanan streaming musik saat ini didominasi Spotify dan Amazon Music. Keduanya sama-sama menawarkan katalog berisi lebih dari 100 juta lagu serta dukungan podcast dan buku audio.

Meski demikian, masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda.

Spotify Unggul di Fitur dan Kemudahan

Spotify menawarkan lebih banyak rekomendasi musik, playlist otomatis, fitur penemuan lagu baru, serta pengalaman berpindah perangkat yang lebih mulus melalui Spotify Connect.

Platform ini juga menyediakan playlist kolaboratif, pencarian yang lebih lengkap, serta berbagai fitur baru berbasis AI yang terus dikembangkan.

Untuk kualitas audio, pengguna Premium dapat menikmati streaming hingga 320 kbps. Namun, dukungan audio lossless yang pernah dijanjikan masih belum tersedia.

Amazon Music Menawarkan Audio Lossless

Keunggulan utama Amazon Music Unlimited terletak pada dukungan audio lossless hingga kualitas Ultra HD untuk jutaan lagu.

Bagi pengguna yang sudah berlangganan Amazon Prime, biaya berlangganan Amazon Music Unlimited juga menjadi sedikit lebih murah dibanding pelanggan umum.

Namun, dibanding Spotify, antarmuka Amazon Music dinilai lebih sederhana dan memiliki fitur yang lebih terbatas, termasuk belum mendukung playlist kolaboratif maupun pengalaman perpindahan perangkat yang sefleksibel Spotify.

Harga Berlangganan

Spotify menawarkan paket Individual seharga Rp59.900 per bulan, paket Pelajar Rp29.900 per bulan, dan paket Platinum Rp119.900 per bulan. Tersedia pula versi gratis dengan iklan, pemutaran acak di perangkat seluler, serta sejumlah pembatasan fitur.

Amazon Music juga menyediakan paket gratis dengan keterbatasan serupa. Untuk paket Unlimited, tarifnya setara dengan Spotify.  Pelanggan Amazon Prime memperoleh harga Unlimited yang sedikit lebih murah.

Kesimpulan

Spotify tetap menjadi pilihan yang lebih lengkap bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan penggunaan, rekomendasi musik, serta fitur AI yang terus berkembang.

Di sisi lain, Amazon Music layak dipertimbangkan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio lossless atau sudah berlangganan Amazon Prime sehingga dapat menikmati layanan musik dengan biaya lebih hemat.(*/BS)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)