08117992581

Permudah Warga Metro Miliki Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Rilis Program Gelluk Mengan Pai

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Guna mempermudah masyarakat bawah memperoleh akses bantuan Pemerintah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat menggelar Gelluk Mengan Pai (Gerakan Layanan Dokumen Kependudukan Untuk Penduduk Pendapatan Menengah Kebawah (Miskin) Sampai Selesai) di aula Disdukcapil Kota Metro, Selasa (27/08/2024).

Hal tersebut guna mempercepat Adminduk secara lengkap serta pengentasan kemiskinan di Kota Metro.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro, Ika Pusparini Anindita Jayasinga mengatakan, bahwa kegiatan tersebut guna memberikan akses terhadap masyarakat agar memperoleh bantuan-bantuan sosial Pemerintah.


"Misalnya BPJS, Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan bantuan sosial lainnya," ujarnya.

Ia menuturkan, Gelluk Mengan Pai merupakan inovasi baru Disdukcapil Kota Metro dengan melibatkan Kecamatan, Kelurahan, Badan Pusat Statistik (BPS), mahasiswa guna percepatan pelayanan Adminduk.

"Jadi biar masyarakat di Kota Metro ini jangan sampai ada yang tidak memiliki dokumen kependudukan, karena sekarang semua bantuan itu melalui By Name By Address (BNBA). Jadi dengan memperoleh dokumen kependudukan yang lengkap serta melakukan aktifasi IKD masyarakat akan lebih mudah dalam memperoleh akses bantuan dari Pemerintah," jelasnya.

"Saya berharap dengan adanya program perubahan Gelluk Mengan Pai ini bisa berjalan dengan lancar serta dapat meningkatkan capaian layanan administrasi kependudukan untuk masyarakat miskin dan meningkatkan aktivasi IKD (Identitas Kependudukan Digital) sehingga masyarakat miskin bisa memiliki akses untuk memperoleh bantuan yang ada di Pemerintah dan bisa meningkatkan kehidupannya agar menjadi lebih baik lagi," ungkapnya

Hal senada juga dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan pemanfaatan data Disdukcapil Kota Metro, Derry Pandji Kesuma, bahwa pihaknya sedang merencanakan pendataan warga kurang mampu di 7 kelurahan yang ada di Kota Metro.

"Itu ada sekitar 2.962 jiwa yang dikategorikan sebagai penduduk miskin dan dari jumlah tersebut itulah yang menjadi sasaran kita dalam proyek perubahan Kepala Dinas, untuk melaksanakan inovasi Gelluk Mengan Pai," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengungkapkan, bahwa program tersebut merupakan inovasi dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro terhadap warganya.


"Ini intinya bahwa seluruh warga Kota Metro harus mempunyai data administrasi kependudukan yang baik dan lengkap, dari warga miskin ini bisa selesai semua," katanya.

Menurutnya, di Kota Metro terdapat warga kurang mampu yang data administrasi kependudukannya belum lengkap.

"Dan ini nanti akan ditelusuri oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sehingga nanti semua warga di Kota Metro administrasi kependudukannya lengkap beriringan juga dengan Indentitas Kependudukan Digital (IKD)," tuturnya.

Pihaknya memaparkan, harus ada kolaborasi antara Disdukcapil, Camat dan Lurah dalam mendukung program Gelluk Mengan Pai.

"Kemudian data kemiskinan itu ada di Dinas Sosial, Bappeda, dan yang lebih penting lagi kalau dia dengan pelayanan kesehatan data administrasinya harus lengkap itu harus berkolaborasi dengan dinas kesehatan," imbuhnya.

"Tanpa ada KTP jika dia sudah tinggal di Metro ini tidak bisa dilayani kesehatannya pada saat kondisi darurat, jadi harapan kami Disdukcapil ini berkolaborasi dengan dinas-dinas teknis yang menangani kemiskinan, kesehatan, pendidikan sehingga datanya sudah ada semua," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)