08117992581

Pengusaha Bagikan Strategi Mengembangkan Produk dan Meningkatkan Omzet

$rows[judul] Keterangan Gambar : talkshol business TDA di Surabaya. foto/TDA

Surabaya, A1BOS.COM - Mengembangkan produk yang spesifik, memanfaatkan kanal pemasaran digital, dan mengevaluasi sumber pendapatan menjadi strategi yang dibahas sejumlah pengusaha dalam talkshow Business: Success Story di Ballroom Mercure Surabaya.

Talkshow tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Mukernas TDA 9.0. Diskusi menghadirkan Retno Puji Lestari dari Halana Group, Shelma Ayu Desearsa selaku CEO Sheriz Beauty, dan M. Hadiyatullah selaku CEO Brighty/Hegemoni Group. Arif Wicaksono, Chief Martech 9.0, bertindak sebagai moderator.

Salah satu pembahasan berfokus pada cara menemukan peluang pasar dan menentukan strategi pemasaran. M. Hadiyatullah menekankan pentingnya menempatkan produk sebagai inti aktivitas pemasaran.

Menurutnya, pelaku usaha perlu menemukan peluang melalui kanal pemasaran baru, lalu memvalidasi potensi peluang tersebut sebelum mengembangkan strategi lebih lanjut.

Produk Spesifik untuk Membangun Diferensiasi

Retno Puji Lestari dari Halana Group membagikan pengalamannya dalam menentukan segmen pasar. Pada awal merintis usaha, ia menjual produk yang ditujukan untuk semua orang. Setelah satu tahun bekerja, ia mencoba meluncurkan produk dengan segmen pasar yang lebih spesifik atau niche.

Retno meyakini, semakin spesifik produk yang dikembangkan, semakin sulit kompetitor menirunya. Fokus pada segmen tertentu menjadi pendekatan yang digunakannya untuk membangun diferensiasi produk.

Memanfaatkan Momentum Pemasaran Digital

Shelma Ayu Desearsa, CEO Sheriz Beauty, membahas peluang pengembangan produk dan pentingnya membaca momentum perkembangan platform digital.

Ia menyinggung momentum pada 2021 terkait pemanfaatan TikTok sebagai kanal pemasaran. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk memperluas jangkauan pemasaran ialah affiliate marketing, yakni melibatkan afiliator untuk mempromosikan produk kepada calon konsumen.

Strategi tersebut memungkinkan pelaku usaha menyebarkan informasi produk melalui jaringan pemasaran digital yang dimanfaatkan para afiliator.

Menelusuri Sumber Pertumbuhan Omzet

Selain pengembangan produk dan pemasaran, M. Hadiyatullah menyoroti pentingnya mengevaluasi sumber pendapatan ketika omzet belum mencapai target.

Pelaku usaha perlu menelusuri sejumlah faktor yang memengaruhi pendapatan, mulai dari produk, stock keeping unit (SKU), kanal penjualan, hingga area pemasaran.

Evaluasi juga perlu mencakup identifikasi faktor yang mendorong pertumbuhan pendapatan. Pelaku usaha harus mengetahui apakah kenaikan omzet berasal dari peluncuran produk baru atau peningkatan penjualan produk yang sudah ada.

Informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan strategi pengembangan berikutnya sekaligus memprioritaskan peluang yang berpotensi memberikan dampak lebih besar terhadap bisnis.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)