Keterangan Gambar : Pengukuhan dan pelantikan pengurus Padel Provinsi Lampung. foto/kominfo
Bandar Lampung – Padel tak lagi dipandang sekadar olahraga baru. Pemerintah Provinsi Lampung mulai menyiapkan pembinaan atlet, membidik turnamen nasional, hingga menjadikannya penggerak pariwisata olahraga dan ekonomi daerah.
Arah pengembangan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Lampung masa bakti 2025–2029 di Balai Keratun Lantai 3 Kantor Gubernur Lampung, Rabu (15/7/2026). Marindo hadir mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakannya, Marindo mengatakan pembentukan PBPI Lampung bukan sekadar pelantikan kepengurusan organisasi. Organisasi itu diharapkan menjadi fondasi lahirnya ekosistem padel yang sehat, terbuka, dan mampu mencetak atlet berprestasi.
Menurut Marindo, perkembangan padel dalam beberapa tahun terakhir berlangsung sangat pesat. Olahraga yang sebelumnya belum banyak dikenal kini terus berkembang, ditandai dengan bertambahnya lapangan padel di berbagai daerah, munculnya komunitas, hingga semakin sering digelarnya turnamen.
Ia menilai tren tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Antusiasme warga Lampung terhadap berbagai cabang olahraga juga terus meningkat.
Marindo menyebut tingginya partisipasi masyarakat dalam ajang lari, berkembangnya olahraga tenis, meningkatnya minat terhadap pusat kebugaran, hingga bangkitnya olahraga berkuda menjadi indikator tumbuhnya budaya olahraga di Lampung. Kehadiran padel dinilai melengkapi perkembangan tersebut.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut dia, menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Karena itu, pemerintah terus membuka ruang bagi masyarakat untuk berolahraga melalui penyelenggaraan berbagai event, peningkatan sarana olahraga, serta pengembangan sport tourism.
Salah satu bentuk komitmen itu adalah revitalisasi Stadion Sumpah Pemuda agar menjadi fasilitas olahraga yang lebih representatif. Pemerintah juga terus mendorong penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga di Lampung.
“Olahraga mampu menggerakkan pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner hingga UMKM. Karena itu kami terus mendorong penyelenggaraan berbagai event olahraga di Lampung,” ujar Sekda Marindo membacakan sambutan Gubernur.
Pemprov Lampung juga mulai mempersiapkan diri menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 bersama Provinsi Banten. Momentum tersebut diharapkan mempercepat pembangunan olahraga sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet di berbagai cabang, termasuk padel.
Karena itu, Marindo meminta PBPI Lampung segera menyusun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Ia mendorong organisasi tersebut menjalin kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan dunia usaha agar proses pembinaan dapat dimulai sejak dini.
Selain pembinaan atlet, PBPI Lampung juga diharapkan mampu menghadirkan turnamen padel tingkat regional maupun nasional. Menurut Marindo, penyelenggaraan kejuaraan olahraga akan memberi dampak ekonomi melalui peningkatan okupansi hotel, pergerakan UMKM, serta promosi destinasi wisata daerah.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBPI Pusat Bugi Setiawan mengatakan perkembangan padel di Indonesia berlangsung sangat cepat. Cabang olahraga tersebut telah resmi dipertandingkan pada Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, dan diproyeksikan menuju Olimpiade Brisbane 2032.
Ia juga mengungkapkan padel direncanakan menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON 2028. Karena itu, PBPI Lampung diminta mulai menyiapkan atlet sejak sekarang agar mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus mendukung kesiapan Lampung sebagai tuan rumah PON 2032.
Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat menilai perkembangan fasilitas padel di Lampung cukup menggembirakan. Namun, menurut dia, pertumbuhan sarana olahraga harus diiringi pembinaan atlet yang serius agar mampu menghasilkan prestasi bagi daerah.
Dengan terbentuknya kepengurusan PBPI Provinsi Lampung periode 2025–2029, pemerintah berharap olahraga padel berkembang tidak hanya sebagai tren di masyarakat, tetapi juga menjadi sarana membangun budaya hidup sehat, mencetak atlet berprestasi, memperkuat sport tourism, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(KIF/BS)
Tulis Komentar