08117992581

Walikota Metro Melantik Anggota Dekranasda Sekaligus Mencanangkan Program MB2

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman melantik anggota Dewan Kerajinan dan Kesenian Daerah (Dekranasda) Kota Metro di Saung Putih, TMII Metro, Minggu (11/04/2021).

Dalam acara ini, sekaligus dicanangkan juga program Metro Bangga Beli (MB2) serta MoU kepada pihak swasta yakni swalayan Kota Metro, Chandra, MBC, PB, dan Delfan Donut untuk kerja sama dalam display produk usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta digelar fashion show kain kerajinan lokal Metro.

Dekranasda juga membuat UMKM Expo yang digelar selama dua hari yakni tanggal 10 dan 11 April di halaman parkir TMII Metro, yang diikuti oleh 30an pelaku UMKM yang ada di Kota Metro, dengan produk kerajinan tangan, kain lokal, kuliner tradisional dan lainnya.

Ketua Dekranasda Kota Metro Silfia Naharani Wahdi menjelaskan, pengukuhan ini karena diamanahkan saat Walikota Metro terpilih dilantik jadi istri Walikota menjabat sebagai Ketua Umum Dekranasda Kota Metro.


“Untuk kepengurusannya hari ini dikukuhkan sekaligus mencanangkan program Walikota yaitu Metro Bangga Beli (MB2) yang artinya, bahwasanya kita sebagai orang Metro bangga, cinta dan mau beli produk Kota Metro,” ujarnya.

Silfi berharap, dengan adanya perhatian lebih terhadap UMKM, bisa bangkit di tengah pandemi Covid-19. “Jadi tidak ada lagi pengrajin yang kolep karena masa Covid-19, tapi kita sama-sama tumbuhkan rasa cinta kita dengan produk Kota Metro baik itu berupa kerajinan, kemudian berupa batik, makanan dan lain-lain. Jadi rupanya luar biasa antusiasnya, dan UMKM sangat terbantu karena program ini,” katanya.


Selain daripada itu juga ditampilkan tarian, band yang merupakan penampilan dari anak-anak Metro, juga menampilkan beberapa anak-anak muda berprestasi. “Tentunya kita juga mengajak anak-anak muda Metro yang berprestasi untuk dapat berkiprah di Dekranasda Kota Metro. Tadi ada dari beberapa usia, milenial juga ada, jadi kita semua berkolaborasi mengangkat budaya Metro, pengrajin Metro, untuk kekancah tidak hanya di provinsi, tidak hanya nasional, tetapi global,” katanya.

Peserta Dekranasda Metro juga diimbau untuk membeli produk expo yang ada dengan menyisihkan uang Rp 100ribu untuk membeli produk-produk UMKM. Ia juga menyampaikan untuk langkah MB2 selanjutnya, disini akan dilakukan rapat kerja karena juga berkolaborasi dengan Kampung Tangguh Nusantara, dimana disana salah satunya juga ada pasar rakyat.

“Kita berharap bisa mewarnai di pasar rakyat tersebut dengan jadwal tetap disiplin dengan 5M, dan protokol kesehatan tanpa itu kita tidak bisa sehat, jadi prinsipnya disiplin 5M dan protokol kesehatan, pengrajin sehat, Dekranasda tangguh, Metro Ceria, Lampung Berjaya,” tuturnya.

Silfia juga berterima kasih kepada insan pers yang sudah mempromosikan produk-produk UMKM Kota Metro, selama ini. Serta berterima kasih kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah terlibat, serta pihak swasta yakni Bank Lampung, TMII, Organisasi Wanita yang diwakilkan Ketua IKAD, pengurus Dekranasda Kota Metro, Pemkot Metro, Resto Gardenia TMII Metro, Pengrajin Kota Metro, pelaku seni budaya serta pihak yang tidak bisa disebut satu persatu.

Walikota Metro, dalam kesempatan sambutannya menyambut baik kegiatan Dekranasda Metro tersebut. Walikota berharap, kegiatan Dekranasda tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki langkah kongkrit yang berkelanjutan.

“Pada intinya, kami mengapresiasi kegiatan Dekranasda Metro ini, saya walikota mewakili pemerintah daerah Kota Metro berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini, yang mana sekaligus pencanangan MB2 serta MOU dengan pihak swasta dalam mendukung UMKM,” katanya.

Walikota juga mengajak seluruh elemen, untuk bersinergi membangun Kota Metro, mulai dari pihak swasta, civil society, pihak pemerintahan dan pers yang termasuk dalam civil society, karena sinergisitas tersebut jika dibangun dengan baik maka akan menciptakan output yang hebat untuk kemajuan Kota Metro. (Rilis info.metrokota.go.id)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)