08117992581

TDA Jajaki Kemitraan Strategis dengan BSI dan BSN untuk Perkuat Ekosistem Pengusaha

$rows[judul]

Jakarta, A1BOS.COM -  Tangan Di Atas (TDA) menjajaki kemitraan strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Syariah Nasional (BSN) untuk memperkuat ekosistem bisnis anggota. Kolaborasi itu mencakup transformasi digital, integrasi sistem keanggotaan, monitoring program, dan layanan perbankan.

Penjajakan dilakukan dalam dua pertemuan terpisah di Jakarta, 25 Agustus 2026. Pengurus TDA 9.0 bertemu perwakilan BSI di Kantor Pusat BSI, The Tower, pukul 10.30 WIB. Agenda dilanjutkan dengan pertemuan bersama jajaran BSN di Penang Bistro Gatot Subroto pukul 13.30 WIB.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi agenda pengenalan kepengurusan TDA periode 9.0 dan program strategis organisasi.

TDA dan mitra perbankan juga membahas peluang kemitraan strategis untuk mendukung ekosistem TDA selama tiga tahun. Pembicaraan masih berada pada tahap penjajakan dan akan dilanjutkan melalui pertemuan teknis untuk mengelaborasi peluang serta bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan kedua belah pihak.

Presiden TDA 9.0 Ferdi Brilian mengatakan pertemuan dengan BSI menjadi momentum untuk meningkatkan hubungan yang telah terbangun sekaligus membuka ruang kolaborasi lebih luas.

“Pertemuan ini adalah langkah awal yang sangat baik. Kami berharap kemitraan yang sudah berlangsung cukup lama dengan BSI dapat ditingkatkan untuk mendorong transformasi digital, mengintegrasikan sistem keanggotaan, serta memperkuat ekosistem bisnis seluruh member TDA selama tiga tahun ke depan,” ujar Ferdi.

Dalam pertemuan tersebut, Ferdi didampingi Director Corporate & Investor Relations TDA Firdaus Usman, Sekretaris Umum Hendi Winardi, Staf Khusus Investor Relations Eko Setyo Wibowo, serta Staf Khusus Strategic Partnership Wahyu Firmanda.

Dari BSI hadir Deputy Group Head Retail Deposit Solution Group Luthfi Bukhari, Senior Vice President Dien Lukita Purnamasari, serta Entrepreneur & Business Entity Officer Siti Rafika.

Setelah bertemu BSI, jajaran TDA melanjutkan agenda dengan BSN. Pembahasan difokuskan pada peluang sinergi program strategis TDA 9.0 dengan layanan dan ekosistem perbankan untuk mendukung kebutuhan para pengusaha.

Wealth Management Division Head BSN Arjanto menyambut peluang tersebut. Dia menyatakan kesiapan BSN melanjutkan pembahasan ke tahap teknis.

“Kami menyambut hangat jajaran pengurus TDA 9.0 dan inisiatif program strategis yang ditawarkan. BSN siap untuk menindaklanjuti peluang kolaborasi ini melalui pertemuan teknis lanjutan guna mengelaborasi potensi yang ada dan memberikan solusi finansial terbaik bagi ekosistem TDA,” kata Arjanto.

Pertemuan itu turut dihadiri Vice President Commercial Funding Division BSN Hersinta Anggiapuspita, Digital Business Division Head Bhimo Wikan Hantoro, serta Head of Wealth Management Product and Advisory Andris Prumnayudha.

Melalui penjajakan dengan ekosistem perbankan syariah, TDA membidik penguatan perannya sebagai komunitas sekaligus penghubung pelaku usaha dengan berbagai elemen pendukung pertumbuhan bisnis.

Akses terhadap layanan keuangan menjadi salah satu bagian yang dibahas. TDA memandang proses pengusaha untuk naik kelas tidak semata diukur dari peningkatan omzet, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan, memperoleh akses permodalan, menjalankan transaksi bisnis secara sehat, dan membangun usaha berkelanjutan.

Transformasi digital juga menjadi fokus pembahasan. Integrasi sistem keanggotaan dan monitoring program menjadi bagian dari peluang pengembangan ekosistem TDA serta pemanfaatan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan anggota.

TDA, BSI, dan BSN selanjutnya akan melakukan pembahasan teknis untuk memetakan kebutuhan, potensi program, serta skema kolaborasi yang memungkinkan dikembangkan pada periode mendatang.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)