08117992581

TDA 9.0 dan JNE Bahas Penguatan Kemitraan bagi Pengusaha

$rows[judul] Keterangan Gambar : Pertemuan strategis itu digelar Direktorat Corporate & Investor Relations TDA 9.0 bersama JNE di De Entrance, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). foto/TDA

Jakarta, A1BOS.COM - Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) 9.0 dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) mengevaluasi kemitraan dua periode sebelumnya sekaligus menjajaki penguatan kerja sama pada kepengurusan TDA 9.0.

Pertemuan strategis itu digelar Direktorat Corporate & Investor Relations TDA 9.0 bersama JNE di De Entrance, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). Pembahasan diarahkan pada pengembangan kerja sama yang lebih relevan, terstruktur, dan memberikan manfaat bagi pengusaha TDA.

Director Corporate & Investor Relations TDA 9.0 Firdaus Usman mengatakan evaluasi diperlukan agar kemitraan tidak berhenti pada hubungan kelembagaan. Kerja sama diharapkan berkembang menjadi kolaborasi yang menjawab kebutuhan anggota dan memberikan manfaat lebih luas.

“Tagline Let’s Go Together menegaskan keyakinan TDA 9.0 bahwa pertumbuhan besar tidak dibangun sendirian, melainkan melalui kolaborasi. Bersama JNE, kami ingin membawa kemitraan yang telah dibangun selama dua periode kepengurusan sebelumnya menuju tahap yang lebih strategis, relevan, dan berdampak—bukan hanya bagi organisasi, tetapi terutama bagi para pengusaha TDA dalam memperluas pasar dan memperkuat daya saing bisnisnya,” ujar Firdaus.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas di tengah perkembangan perdagangan digital dan kebutuhan distribusi untuk memperluas pasar. Kolaborasi komunitas pengusaha dengan perusahaan logistik dinilai berkaitan dengan efisiensi distribusi, jangkauan pasar, dan daya saing bisnis.

Sales National Head JNE Hasmeliyani Suseno menyampaikan adanya kesamaan nilai antara JNE dan TDA. Kesamaan itu menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan kualitas kemitraan.

“JNE melihat banyak kesamaan nilai antara JNE dan TDA, terutama dalam semangat untuk bertumbuh bersama, membangun kepercayaan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap kemitraan ini terus meningkat kualitasnya, melahirkan kolaborasi yang semakin kuat, dan memberikan nilai tambah nyata bagi anggota TDA maupun ekosistem yang lebih luas,” kata Hasmeliyani.

Dalam pertemuan tersebut, TDA diwakili Firdaus Usman selaku Director Corporate & Investor Relations TDA 9.0 dan Kintoko sebagai Special Staff. Dari JNE hadir Hasmeliyani Suseno, Sales National Head; Rifki Agung Saputra, Head of Sales (B2B); Sepri Ana, Sales Representative; serta Sabrina Ariestari, Key Account Executive.

Pembahasan lanjutan akan diarahkan untuk merumuskan bentuk kerja sama yang lebih konkret, terukur, dan berkelanjutan. TDA dan JNE juga membahas peluang memadukan jejaring pengusaha TDA dengan kapabilitas logistik JNE.

TDA saat ini menaungi lebih dari 64.000 anggota aktif yang tersebar di 119 daerah, 29 wilayah, dan lima negara. TDA berfokus pada pembelajaran, jejaring, kolaborasi, serta penguatan ekosistem agar pengusaha dapat bertumbuh dan memberikan dampak bersama.

JNE merupakan perusahaan jasa pengiriman dan logistik nasional yang memiliki jaringan lebih dari 83.000 tujuan serta lebih dari 8.000 titik layanan. Jaringan tersebut menjadi bagian dari layanan distribusi dan solusi bisnis JNE di berbagai wilayah Indonesia.

TDA merupakan Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas yang berdiri sejak 2006. Komunitas tersebut menjadi wadah bagi pengusaha untuk belajar, bertumbuh, terhubung, berkolaborasi, dan memberikan dampak bersama dengan prinsip high trust community.

JNE atau PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir berdiri sejak 1990. Perusahaan tersebut menyediakan layanan pengiriman dan solusi bisnis melalui jaringan yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)