Kota Metro, A1BOS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan monitoring ketersediaan stok dan harga bahan pokok di gudang distributor atau agen bahan pokok Kota Metro, Kamis (29/04/2021).
Di bulan suci Ramadhan, Walikota Metro Wahdi beserta rombongan melakukan monitoring ketersediaan stok dan harga bahan pokok di beberapa agen, Agen Telur Ayam Kelurahan Iringmulyo, UD Bawang Lanang Pasar Tejoagung, dan CV Jembatan Hitam Kelurahan Ganjar Asri.
Pada saat monitoring tersebut, beberapa dari agen Telur dan Bawang Lanang menyampaikan kepada Walikota Metro Wahdi bahwa kondisi ketersediaan stok dan harga di bulan suci Ramadhan saat ini cukup aman.
“Saat ini stok telur untuk ketersediaan di bulan Ramadhan 1442 cukup aman, dan tidak mengalami kenaikan harga, melainkan semenjak adanya pandemi ini kami mengalami penurunan penghasilan,” jelasnya
Serta pada agen Bawang Lanang menyampaikan hal serupa, yang dimana adanya dampak dari covid-19.
“Di saat bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah ini, ketersediaan stok di Bawang Lanang cukup aman, tidak memiliki kenaikan harga, dan jika ada kenaikan harga juga tidak terlalu cukup tinggi, untuk angka pendapatan saat ini kami mengalami penurunan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Kegiatan monitoring tersebut dilanjutkan di Gudang CV Jembatan Hitam, juga menyampaikan terkait stok barang disini sudah tidak memiliki stok banyak.
“Di CV kami sudah tidak memliki banyak stok barang, kerena dari pusat hanya melakukan pengiriman beberapa kali saja. Dan sebagian besar stok sudah di pesan oleh berbagai toko lainnya,” jelasnya
Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Wahdi meminta kepada para agen untuk tetap menjaga ketersediaan stok bahan tersebut, dan tetap memperhatikan keadaan barang, serta kebersihannya.
“Mohon untuk tetap diperhatikan mulai dari ketersediaan stok barang, kebersihan, dan masa kadaluwarsa barang tersebut. Supaya para konsumen tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Tentu itu juga, saya mengingatkan dalam bekerja untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Serta, Wahdi juga meminta untuk para pekerja harap diutamakan dari warga Kota Metro, karena di Kota Metro angka pengangguran masih cukup tinggi,” jelasnya. (Rilis info.metrokota.go.id)
Tulis Komentar