08117992581

Pemkab Pesisir Barat Siapkan Pengembangan Kompleks Perkantoran Terpadu

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kantor Bupati Pesisir Barat. foto/google_map

PESISIR BARAT, A1BOS.COM – Pemkab Pesisir Barat mulai menyiapkan pengembangan kompleks perkantoran terpadu sebagai pusat pemerintahan di masa mendatang. Langkah awal yang ditempuh ialah menyusun dokumen kajian yang akan menjadi dasar perencanaan kawasan tersebut.

Penyusunan kajian dibahas dalam ekspose di Gedung Lamban Juang, Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (21/7). Kegiatan itu dibuka Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan. Hadir Kepala Bapperida Drs. Gunawan, M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesisir Barat Belly Oscar, S.H., M.H., Sekretaris Diskominfotiksan Hamidi, S.Si., M.Ak., perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), narasumber dari PT Bumi Karya Konsultan Riyad Maulana, S.P.W.K., M.R.K., serta tamu undangan.

Menurut Dedi, kawasan perkantoran tersebut dipersiapkan untuk mendukung pelayanan publik sekaligus mengakomodasi kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan yang terus berkembang. Karena itu, kawasan dirancang secara terpadu, modern, representatif, dan berwawasan lingkungan.

“Melalui penyusunan kajian ini, kita ingin menghadirkan kawasan perkantoran yang tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Dokumen kajian itu akan menjadi landasan ilmiah dan teknis dalam merumuskan arah pengembangan kompleks perkantoran. Kajian mencakup penataan ruang, efisiensi penggunaan lahan, konservasi lingkungan, efisiensi energi, mitigasi bencana, aksesibilitas, hingga kenyamanan bagi aparatur dan masyarakat.

Bupati meminta seluruh perangkat daerah berperan aktif selama penyusunan kajian dengan menyampaikan data, informasi, dan masukan sesuai tugas masing-masing. Menurutnya, sinergi seluruh perangkat daerah dibutuhkan agar dokumen yang dihasilkan selaras dengan arah pembangunan daerah dan kebijakan penataan ruang.

Kepada tim penyusun, Dedi berpesan agar seluruh tahapan kajian dilakukan secara profesional, objektif, dan berbasis data yang akurat. Aspek efisiensi, kelestarian lingkungan, mitigasi bencana, serta kemampuan keuangan daerah juga diminta menjadi perhatian agar perencanaan yang dihasilkan realistis dan berkelanjutan.

Ia berharap kompleks perkantoran yang direncanakan nantinya dapat menjadi pusat pemerintahan yang modern, hijau, nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pesisir Barat.(KOM/BS)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)