08117992581

Diduga Depresi, Pensiunan PNS di Pringsewu Nekat Akhiri Hidup di Sumur Tua

$rows[judul]

Pringsewu, A1BOS.COM - Warga Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu digegerkan dengan penemuan jasad seorang pensiunan PNS yang nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke dalam sumur tua, Sabtu malam (31/05/2025).


Kapolsek Gadingrejo AKP Herman mengungkapkan  Sutarto Poniman (60), pensiunan Pegawai Negeri Sipil yang merupakan warga setempat diduga mengakhiri hidup akibat depresi.


Menurut keterangan istri korban, semalam Suranto sempat keluar rumah melalui pintu belakang sekitar pukul 22.30 WIB. Karena tidak kembali dalam waktu lama, sang istri mulai merasa khawatir dan mencoba mencari keberadaan suaminya. Setelah pencarian awal tidak membuahkan hasil, ia pun meminta bantuan warga sekitar.


Sekitar pukul 01.00 WIB, salah satu warga bernama Dodi yang turut membantu pencarian, menemukan sejumlah barang milik korban di dekat sumur tua yang sudah lama tidak digunakan.
Barang-barang tersebut berupa sandal, jaket, senter, serta kopiah hitam yang terlihat mengapung di dalam sumur berkedalaman sekitar 12 meter dan berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban.


Dodi lantas meminta bantuan warga lainnya. Dengan menggunakan jangkar, mereka mencoba memastikan isi sumur tersebut dan menemukan bahwa jangkar tersangkut pada pakaian korban. Mengingat kondisi yang sulit, warga kemudian menghubungi petugas BPBD Pringsewu.


"Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB, dan jasad korban berhasil diangkat kemudian dibawa ke Puskesmas Gadingrejo untuk pemeriksaan medis," ujar AKP Herman dalam keteranganya mewakili kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra pada Minggu pagi (01/06/2025).


Hasil pemeriksaan medis menyebutkan bahwa terdapat luka lecet ringan di bagian siku tangan kiri dan kanan serta pinggul korban. Luka tersebut diduga akibat benturan saat korban tercebur ke dalam sumur.


Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa dari hasil penyelidikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau unsur tindak pidana dalam peristiwa ini. "Keterangan dari keluarga dan kondisi korban mengarah pada dugaan bunuh diri," ujar Kapolsek.


Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan proses otopsi. Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (JJ)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)