08117992581

Diduga Ada Diskriminatif Oknum Pejabat, Musda Bersama DPD KNPI DKI Jakarta Dibatalkan

$rows[judul]

Jakarta, A1BOS.COM - Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi DKI Jakarta yang sedianya akan di selenggarakan pada Jum'at-Ahad (26-28/3/2021) mendatang batal diselenggarakan, karena dianggap terlalu politis, bahkan ada oknum pejabat Pemprov DKI Jakarta diduga menunggangi wadah berhimpunnya pemuda (KNPI) untuk kepentingan politiknya kedepan.

Pada saat dikonfirmasi via watshap, Ketua DPD KNPI DKI Jakarta Bambang Irawan membenarkan adanya pembatalan MUSDA Pemuda (KNPI) DKI Jakarta. Adanya pembatalan agenda Musda Bersama tersebut dikarenakan beberapa hal krusial, diantaranya ada oknum pejabat pemprov DKI yang ingin memanfaatkan untuk kepentingan politik golongannya.

"Saya tidak menolak penyatuan, tapi saya menolak diskriminasi serta tidak adanya kesetaraan dalam MUSDA penyatuan. Saya sampaikan itu didepan Wakil Gubernur langsung pada saat saya dipanggil untuk membicarakan penyatuan Pemuda beberepa malam yang lewat di ruang Rapat Balai Kota. Penyatuan itu harus berdasarkan pikiran bersama, gagasan bersama dan kesimpulan bersama bukan bicara sendiri-sendiri", tukas Bambang.

Bambang menambahkan, "Bahwa dalam rapat tersebut saya mengusulkan konsensus kepada Wakil Gubernur dan para peserta rapat yang basisnya kesetaraan, yakni Penyatuan Struktural. Kalau penyatuan adalah embel-embel untuk memuluskan naluri serta birahi politik segelintir oknum, saya rasa tidak mungkin terjadi".

Bahkan ada oknum SC yang dibentuk oleh mereka secara sepihak mencatut nama saya serta Organisasi yang saya nahkodai dalam Musda bersama, inikan tidak beretika, tanpa memberitahukan saya tanpa konfirmasi apa lagi kirim undangan, tiba-tiba saya baca di media bahwa mereka mengklaim ada kesepakatan.

"Sekali lagi saya tegaskan saya tidak pernah bersepakat dengan MUSDA atas nama embel-embel penyatuan yang sangat diskriminatif," tutup Bambang. (Sur)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)