Keterangan Gambar : Pengunjung memadati area booth Jardin Wang pada BSI International Expo 2026 di JICC, Senayan, Jakarta. Tingginya kunjungan membuka peluang bagi brand anggota TDA untuk meningkatkan transaksi dan menjangkau pelanggan baru. foto/tda
Jakarta, A1BOS.COM - Delapan brand anggota Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) mengikuti BSI International Expo 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, pada 23–25 Oktober 2026. Pameran tersebut dikunjungi 65.800 orang selama tiga hari.
Delapan brand yang ambil bagian adalah Rendang Gadih, Jardin Wang, YUME Hair Solution, Muslimadani, Batavia Uniform, Tuna Darin, Birdie Indonesia, dan 2D.inc Coffee.
Keikutsertaan mereka dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen, meningkatkan penjualan, serta menjajaki peluang kerja sama bisnis.
Direktur Corporate & Investor Relations TDA 9.0, Firdaus Usman, menyebut jumlah pengunjung yang tinggi sebagai peluang bagi anggota untuk memperluas pasar.
“Traffic pengunjung yang tinggi memberi kesempatan bagi brand anggota TDA untuk meningkatkan transaksi penjualan. Kami ingin anggota memanfaatkan momentum ini untuk menjual produk, membangun pelanggan baru, dan membuka hubungan bisnis yang dapat terus berkembang setelah expo,” ujar Firdaus.
BSI International Expo 2026 mengusung tema Buy Local, Go Global. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan 426 tenant yang berasal dari berbagai sektor industri halal dan UMKM.
Berdasarkan laporan resmi BSI, total transaksi dari seluruh rangkaian kegiatan mencapai Rp5,38 triliun. Angka tersebut merupakan akumulasi transaksi, termasuk dari kegiatan praacara Road to BSI International Expo, sehingga tidak hanya berasal dari aktivitas selama tiga hari pameran.
BSI juga menyediakan Business Hub sebagai fasilitas untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra bisnis internasional.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan keterlibatan komunitas pengusaha menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat daya saing UMKM nasional.
“Kami mendukung kolaborasi dengan komunitas UMKM yang tergabung dalam Tangan Di Atas sebagai wujud komitmen bersama untuk mendorong UMKM menjadi local champion di negeri sendiri,” ujar Wisnu.
Bagi Jardin Wang, expo tersebut menjadi kesempatan untuk mengenalkan produk sekaligus berinteraksi langsung dengan calon konsumen.
Perwakilan Jardin Wang, Syafli Antia, mengatakan pertemuan langsung dengan pengunjung memberikan kesempatan bagi brand untuk mengetahui kebutuhan pasar.
“Tingginya kunjungan memberi Jardin Wang kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus mendorong penjualan langsung. Kami bisa berdialog dengan calon pelanggan dan memahami kebutuhan mereka. Harapannya, pembelian dan perkenalan selama expo dapat berlanjut menjadi hubungan pelanggan jangka panjang,” ujar Syafli.
Firdaus menambahkan, pelaku usaha perlu menindaklanjuti pertemuan selama pameran agar peluang bisnis tidak berhenti ketika kegiatan berakhir.
“Kami mengapresiasi kesempatan yang diberikan BSI kepada brand anggota TDA. Manfaatnya akan semakin kuat jika pertemuan selama expo dilanjutkan dengan komunikasi yang baik. Kami berharap kesempatan seperti ini terus terbuka bagi lebih banyak anggota,” kata Firdaus.
Keikutsertaan delapan brand tersebut menjadi bagian dari partisipasi anggota TDA dalam memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk, dan mengembangkan peluang kemitraan usaha.
Tulis Komentar