08117992581

Ciptakan Kepedulian Kaum Difabel, Kwarcab Pramuka Metro Lantik 25 Tim Sako Daya

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Gerakan Pramuka Kota Metro menggelar pelantikan mabi sako dan pinsako disabilitas berdaya tingkat cabang Kota Metro masa bakti 2021-2026 di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Kamis (22/08/2024).

Dikatakan Ketua Majelis Tim Sako Daya Pramuka Kota Metro, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., bahwa kegiatan tersebut merupakan pelantikan sako daya.

"Sako daya adalah satuan komunitas Pramuka disabilitas berdaya yang tujuannya untuk menjadikan kaum difabel peduli terhadap sesama," ujarnya


"Dimana pengurusnya bukan hanya dari kaum difabel tapi orang-orang yang pemerhati yang peduli dengan kaum difabel," imbuhnya.

Ia menuturkan, bahwa pelantikan sako daya merupakan pertama kali dan satu-satunya di Indonesia.

"Dan ini adalah pengurus sako tingkat kota dan ada majelis pembimbing sako, ini yang terdiri dari saya sendiri sebagai ketuanya yang dibantu anggota oleh SLB-SLB yang ada di Metro," tuturnya.

"Jadi kita yang mendampingi anak-anak difabel di Metro untuk selalu cinta bangsa, dia mendapatkan wawasan dengan berkomunitas dan bergaul dengan masyarakat," katanya.

Pihaknya menjelaskan, bahwa giat serupa bertujuan guna memberikan motivasi kepada masyarakat.

"Jadi pendampingannya adalah masyarakat yang peduli difabel yang akan kita sosialisasikan dan nanti kita akan membuat program-program keterampilan-keterampilan untuk mereka dengan kami membuka diri nanti siapapun boleh menjadi komunitas kita," jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Metro Kak dr. Silfia Naharani, Sp.KKLP., M.M., bahwa giat tersebut melantik mabi sako disabilitas berdaya dan tim sako disabilitas berdaya.


"Mabi sako inikan berdirinya dibawah Kamabigus yang terdiri dari Kepala-Kepala Sekolah SLB seperti itu dan pemerhati disabilitas, kalau tim sako itu didalamnya terdapat guru-guru, relawan, pemerhati, orang tua disabilitas dan anak disabilitas sendiri yang memang setelah diassessment mampu berorganisasi dan lain-lain," ungkapnya.

Sementara itu SilfI menyampaikan pada giat serupa dirinya telah melantik 25 orang.

"Tapi intinya sekali lagi semangat, karena Kota Metro adalah Kota inklusi tidak ada satupun yang tertinggal dalam pembangunan dan salah satunya juga dengan pendiri Pramuka kita punya sako untuk disabilitas," paparnya.

"Tidak hanya anak yang disabilitas saja tapi juga terdiri dari orang tua, pemerhati, Kepala Sekolah, dan masyarakat umum juga bisa, karena kita bersama-sama bertugas memperhatikan mereka," imbuhnya.

Selain itu pihaknya juga membenarkan, bahwa palantikan tim Sako Daya Pramuka Kota Metro merupakan yang pertama kalinya terbentuk di Indonesia.

"Inikan dari pusat ya menyampaikan sesuatu yang baru dan kemarin ada pembinaan dari pusat datang ke sini. Kami selaku Kwarcab di Kota Metro yang berinisial kenapa tidak karena untuk di Kota Metro inikan kalau untuk disabilitas perhatiannya sudah sangat besar dan Pramuka juga ikut mensukseskan juga, sehingga tidak mudah kecuali belum ada, kita akan mengadakan mungkin banyak kendala," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)