Keterangan Gambar : salah satu adegan Sacrifice. foto/imdb
Kota Metro, A1BOS.COM - Netflix menyiapkan sejumlah film untuk menemani akhir pekan mulai Jumat, 16 Oktober 2026. Pilihannya cukup beragam, mulai dari komedi gelap Sacrifice yang dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy, komedi romantis Seriously Single Too, hingga film aksi The Fate of the Furious.
Ada pula Therapy Done Right, yang mengangkat kisah seorang psikoanalis dengan metode terapi tak biasa, serta Money Trap tentang penipu yang merencanakan aksi terakhirnya.
Kelima film ini menawarkan cerita dan suasana berbeda. Namun, perlu diingat, jadwal penayangan Netflix bisa berbeda di setiap negara. Karena itu, ketersediaan film-film tersebut di Netflix Indonesia perlu diperiksa kembali pada tanggal rilisnya.
Nama Chris Evans dan Anya Taylor-Joy menjadi daya tarik utama Sacrifice. Film komedi gelap garapan Romain Gavras ini mengambil latar sebuah gala amal mewah di sebuah pulau di Yunani.
Chris Evans berperan sebagai Mike Tyler, seorang bintang film yang sedang mengalami kemerosotan karier. Di tengah krisis eksistensial yang dialaminya, Mike menghadiri acara yang dihadiri sejumlah selebritas dan miliarder.
Namun, suasana pesta berubah mencekam ketika Joan, pemimpin sekte kiamat yang diperankan Anya Taylor-Joy, menyandera para tamu.
Joan dan para pengikutnya percaya bahwa bencana besar akan segera terjadi. Untuk mencegahnya, mereka meyakini tiga orang harus dikorbankan ke gunung berapi.
Premis tersebut membuat Sacrifice memadukan ketegangan penyanderaan, mitologi, dan humor gelap. Film ini juga menyentil kehidupan kalangan kaya yang terbiasa menikmati kemewahan, tetapi mendadak harus menghadapi situasi di luar kendali.
Selain Evans dan Taylor-Joy, film ini dibintangi Vincent Cassel, Salma Hayek Pinault, John Malkovich, Ambika Mod, Sam Richardson, Yung Lean, dan Charli XCX.
Sacrifice dijadwalkan tayang di Netflix Amerika Serikat dan Prancis pada 16 Oktober 2026.
Bagi penonton yang bosan dengan thriller berformula biasa, film ini menawarkan premis yang tidak lazim. Ceritanya bukan sekadar tentang bertahan hidup, tetapi juga mempermainkan batas antara keyakinan, ego, pertunjukan, dan pengorbanan.
Tidak semua konflik membutuhkan kejar-kejaran atau baku hantam. Therapy Done Right memilih pendekatan berbeda melalui komedi gelap Argentina yang mengangkat dunia terapi psikologis.
Ceritanya berpusat pada seorang psikoanalis yang mulai meragukan metode terapi tradisional. Ia kemudian mencoba pendekatan yang lebih berani untuk membantu seorang novelis yang mengalami kebuntuan kreatif.
Awalnya, cara tersebut tampak menjanjikan. Namun, upayanya membantu sang pasien perlahan membawanya melewati batas profesional.
Di sinilah persoalan mulai muncul. Niat menolong ternyata tidak selalu berujung baik, terlebih ketika seorang terapis mulai mencampuradukkan kepentingan pribadi dengan pekerjaannya.
Hubungan antara terapis dan pasien pun menjadi semakin rumit. Penonton diajak melihat bagaimana bantuan yang semula dianggap tepat bisa berubah menjadi manipulasi atau pelanggaran batas.
Film ini dibintangi Ricardo Darín dan Diego Peretti. Dengan konflik psikologis yang dibalut humor gelap, Therapy Done Right bisa menjadi pilihan bagi penonton yang menyukai cerita dengan situasi canggung dan karakter yang tidak selalu mudah ditebak.
Beralih ke cerita yang lebih ringan, Seriously Single Too menawarkan komedi romantis tentang persahabatan, kehidupan lajang, dan ketakutan menghadapi komitmen.
Film ini mengikuti Dineo dan Noni, dua sahabat yang terbiasa menjalani kehidupan sosial bersama. Hubungan mereka mulai menghadapi perubahan ketika pacar Noni tiba-tiba melamarnya.
Bagi sebagian orang, lamaran pernikahan mungkin menjadi kabar yang membahagiakan. Namun, bagi Noni dan Dineo, situasi tersebut justru memunculkan sejumlah pertanyaan tentang masa depan persahabatan mereka.
Pernikahan bukan hanya soal dua orang yang memutuskan hidup bersama. Ada pula perubahan prioritas, kebiasaan, dan waktu yang selama ini mereka habiskan bersama.
Keduanya harus menghadapi kemungkinan bahwa hubungan mereka tidak akan lagi sama setelah salah satu mulai memasuki babak baru kehidupan.
Dibintangi Fulu Modibedi dan Tumi Morake, Seriously Single Too cocok untuk penonton yang mencari tontonan romantis tanpa konflik yang terlalu berat.
Cerita ini juga terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sebab, mempertahankan persahabatan di tengah perubahan hidup terkadang tidak semudah yang dibayangkan.
Penggemar aksi kendaraan bisa memasukkan The Fate of the Furious ke daftar tontonan akhir pekan. Film kedelapan dalam waralaba Fast & Furious ini pertama kali dirilis pada 2017 dan dijadwalkan kembali hadir di Netflix pada 16 Oktober 2026.
Kali ini, Dominic Toretto yang diperankan Vin Diesel justru berbalik melawan Letty dan anggota timnya sendiri.
Perubahan sikap Dom membuat orang-orang terdekatnya kebingungan. Selama ini, keluarga menjadi prinsip utama yang selalu ia pegang. Namun, ada sesuatu yang membuatnya mengambil jalan berbeda.
Di balik perubahan tersebut, ada Cipher, teroris siber yang diperankan Charlize Theron. Kehadirannya menjadi bagian penting dari konflik yang memaksa Dom berhadapan dengan orang-orang yang selama ini ia lindungi.
Letty dan anggota tim lainnya harus mencari tahu alasan Dom mengkhianati mereka. Pada saat yang sama, mereka juga berusaha menghentikan rencana berbahaya yang melibatkan Cipher.
Selain Vin Diesel, film garapan F. Gary Gray ini dibintangi Michelle Rodriguez, Dwayne Johnson, Jason Statham, Tyrese Gibson, Ludacris, Kurt Russell, dan Charlize Theron.
Seperti film-film sebelumnya, The Fate of the Furious mengandalkan aksi kendaraan, operasi berbahaya, dan pertarungan yang melibatkan banyak pihak.
Penonton baru tetap bisa menikmati adegan aksinya. Namun, bagi mereka yang mengikuti perjalanan keluarga Dom sejak film pertama, konflik kali ini memiliki bobot emosional tersendiri.
Pilihan berikutnya adalah Money Trap, film tentang seorang penipu legendaris yang menemukan sebuah peta misterius.
Penemuan tersebut membuka peluang bagi sang penipu untuk menjalankan satu aksi terakhir sebelum meninggalkan dunia kejahatan. Namun, rencana yang terlihat menjanjikan itu justru menjadi awal petualangan penuh tipu daya dan ambisi.
Dalam cerita tentang penipuan, masalah biasanya bukan sekadar bagaimana mengambil sesuatu tanpa ketahuan. Para pelakunya juga harus memperhitungkan siapa yang bisa dipercaya dan siapa yang mungkin memiliki rencana sendiri.
Situasi seperti itulah yang membuat aksi terakhir seorang penipu menarik untuk diikuti. Satu keputusan keliru bisa mengacaukan seluruh rencana yang telah disusun.
Berbeda dari film aksi yang mengandalkan pertarungan fisik, Money Trap menempatkan kecerdikan dan strategi sebagai bagian penting dari ceritanya.
Film ini bisa menjadi pilihan bagi penonton yang menyukai kisah pencurian, penipuan, dan permainan strategi. Meski begitu, informasi mengenai pemeran dan detail produksinya perlu diperiksa kembali melalui katalog resmi Netflix.
Lima film tersebut menawarkan pilihan hiburan dengan karakter berbeda.
Sacrifice cocok bagi penggemar thriller komedi gelap yang menyukai cerita penyanderaan dengan premis tak biasa. Sementara itu, Therapy Done Right menawarkan konflik psikologis yang dibalut humor gelap.
Jika ingin tontonan lebih ringan, Seriously Single Too menghadirkan cerita tentang persahabatan dan hubungan asmara. Penggemar aksi bisa memilih The Fate of the Furious, sedangkan Money Trap menawarkan kisah penipuan yang mengandalkan strategi dan tipu daya.
Sebelum menentukan pilihan, pastikan film yang ingin ditonton memang sudah tersedia di Netflix Indonesia. Jadwal rilis yang diumumkan untuk negara lain tidak selalu berlaku di Indonesia.
Dengan pilihan cerita yang beragam, akhir pekan 16 Oktober 2026 bisa menjadi kesempatan untuk menikmati tontonan baru, mulai dari komedi romantis hingga thriller yang penuh ketegangan.
Catatan redaksi: Sebelum tayang, sebaiknya verifikasi kembali jadwal rilis dan ketersediaan kelima film tersebut di Netflix Indonesia. Jadwal internasional belum tentu sama dengan jadwal penayangan di Indonesia.
Tulis Komentar