08117992581

Tingkatkan Minat Wirausaha Mahasiswa, UM Metro Gandeng TDA Metro Pendampingan Bisnis

$rows[judul]

Kota Metro - Untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa, Univeritas Muhammadiyah (UM) Metro bersama Pengurus Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Kota Metro mendatangani kerja sama (MoU) terkait pengembangan dan pendampingan kewirausahaan bagi mahasiswa.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si. dengan Presiden TDA 8.0, Eko Desriyanto dan Kepala Pusat Karir dan Inkubator Bisnis Universitas Muhammadiyah Metro, Karnila Ali, B.Bus., M.P.A. dengan Ketua Komunitas pengusaha TDA Metro 8.0, Fadel di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Metro, Senin (02/10/2023).


Menurut Rektor UM Metro, kerja sama ini merupakan wujud komitmen UM Metro terkait peningkatan penyerapan alumni di dunia usaha maupun di dunia kerja.

“Saat ini dari lulusan Universitas Muhammadiyah Metro yang terserap di dunia kerja maupun usaha hanya sekitar 20%, kemudian 2% melanjutkan studi, sisanya merupakan pengangguran intelek,” paparnya.


Nyoto berharap dengan adanya kerjasama ini bisa meningkatkan minat mahasiswa berwirausaha, sehingga nantinya bisa mengurangi angka pengangguran dari alumni di kampusnya.

“Dengan adanya kerjasama dengan Komunitas Pengusaha TDA ini nantinya dapat berbagi pengalaman dan skill dari teman-teman anggota TDA, yang mana memang semuanya adalah praktisi. Semoga bisa menularkannya kepada mahasiswa kami untuk juga menjadi pengusaha-pengusaha sukses kedepannya,” harapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Presiden TDA menyampaikan bahwa TDA memiliki modul pendampingan membernya untuk berbagai level bisnis, mulai dari Level Foundation, Growth dan Corporation.

“Level Foundation adalah modul edukasi dasar yang akan membawa bisnis member menuju omset 5 milyar pertahun. Selanjutnya Level Growth adalah paket edukasi menengah yang akan memudahkan member menuju omset 20 milyar pertahun. Dan Level Corporation adalah paket edukasi bisnis yang disiapkan untuk omset member menuju 50 milyar,” jelasnya.

Selain itu, Eko juga menjelaskan program TDA lainnya yang tidak kalah penting untuk menciptakan pengusaha-pengusaha dengan mentalitas yang tangguh.

“Ada juga program-program lain yang tidak kalah penting seperti TDA Camp, dimana para member belajar nilai-nilai dan budaya ber-TDA. Pesta Wirausaha sebagai ajang silaturahmi nasional para member, Kelompok Mentoring Bisnis (KMB) dimana para mentee bisa belajar dengan para mentor di TDA untuk pengembangan bisnisnya. Ada juga TDA Peduli, dimana ini adalah aksi sosial dari member TDA untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” urainya.

Usai penandatanganan, Ketua TDA Metro 8.0 menyampaikan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Metro melalui Pusat Karir dan Inkubasi Bisnis atas kepercayaannya kepada TDA untuk menjadi mitra dalam pendampingan kewirausahaan para mahasiswa.

“Ini juga merupakan salah satu program di TDA, yaitu TDA Kampus. Dimana akan tumbuh pengusaha-pengusaha muda dari lingkungan kampus. Semoga kerjasama ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar, sehingga hasilnya bisa sesuai harapan kita bersama,” jelasnya.

Fadel menambahkan, kedepan TDA Metro akan terus membangun program kemitraan dengan kampus-kampus lainnya di Kota Metro.

"Insya Allah setelah kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Metro, kita akan gandeng juga kampus-kampus lain, agar kewirausahaan terus bertumbuh di Kota Metro khususnya dan di seluruh Indonesia umumnya," pungkasnya. (Red)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)