Kota Metro, A1BOS.COM - Di tahun 2024 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro akan lebih meningkatkan inovasi dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan, Jum'at (26/01/2024).
Saat dikonfirmasi awak media A1BOS.COM, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kota Metro, Muchamad Mulyana, M.M. mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan Lapas Metro terdiri dari peningkatan pelayanan kepada pengunjung WBP dan peningkatan pelayanan kepada narapidana dan tahanan, diantaranya adalah pembinaan kerohanian dan pembinaan kepribadian.
"Kami juga telah memberikan pelatihan kepada 40 orang narapidana terkait dengan pelatihan las listrik maupun pengolahan hasil pertanian dengan bekerjasama dengan SMKN 2 Metro," ujarnya.
Ia menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi WBP yang mengikuti kegiatan dan bisa menjadi bekal selama menjalani aktivitas di Lembaga Pemasyarakatan," kata Kalapas.
"Dengan berkompetensi yang baik narapidana akan menemukan jati diri yang baik saat berada di tengah-tengah masyarakat," sambungnya.
Mulyana memaparkan, selain pembinaan kepribadian, Lapas Kelas IIA Kota Metro juga melakukan kegiatan rehabilitasi terhadap 60 orang narapidana mantan pecandu atau pengguna narkotika.
"Harapannya selama mengikuti kegiatan rehabilitasi sosial ini mereka bisa menyadari bahwa bahayanya penggunaan narkotika dan mudah-mudahan dengan ia menyadari tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama dan bisa menjadi agen perubahan untuk mempromosikan agar tidak menggunakan narkotika," tutur Kalapas Kelas IIA Kota Metro.
Pihaknya menambahkan, kegiatan rehabilitasi sosial didukung oleh stakeholder terkait.
"Dari Rumah Sakit, Puskesmas, dari instansi wajib lapor, kemudian dari BNN, ikatan konselor adiktif ini yang kita libatkan, nantinya dari keluarganya pun kita adakan sesi pertemuan dengan keluarga dalam rangka untuk terus memberikan kesadaran agar mereka semua melepas dari penggunaan narkotika," imbuhnya.
"Saya berharap kepada mereka pecandu maupun mantan pecandu untuk bisa melepaskan dari penggunaan narkotika sehingga mereka bisa melakukan fungsi sosialnya dengan baik, bisa bersosialisasi dengan baik dan tidak menggunakan lagi," pungkasnya. (Aliando)
Tulis Komentar