Kota Metro, A1BOS.COM - SMP Yos Sudarso Metro menggelar sosialisasi pendidikan seksual (sex education) bagi peserta didik pada Selasa (29/09/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB di aula SMP Yos Sudarso Metro tersebut diikuti siswa kelas 1, 2, dan 3.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pendidikan seksual, khususnya perubahan fisik dan emosional pada masa remaja serta pentingnya memahami batasan dalam pergaulan dengan lawan jenis.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMP Yos Sudarso Metro Pastor Juspani Bonifasius Lase SCJ, S.S., M.Pd., Bendahara LPAI Metro Sudarwati, Pengurus LPAI Metro Wandi, Guru BK SMP Yos Sudarso Metro Stefanus Gagas W., S.Pd., serta narasumber Gatot Subroto, S.H.

Kegiatan diawali dengan sambutan kepala sekolah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memberikan edukasi yang tepat kepada peserta didik agar mampu memahami berbagai perubahan yang terjadi selama masa remaja.
“Pendidikan seksual merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan perlindungan anak. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat memahami perubahan fisik dan emosional yang mereka alami serta mampu menjaga diri dan memahami batasan dalam pergaulan,” ujar Kepala SMP Yos Sudarso Metro.
Selanjutnya, materi pendidikan seksual disampaikan oleh Gatot Subroto, S.H. Materi tersebut membahas perubahan yang terjadi pada masa remaja sekaligus pentingnya menjaga diri, menghormati orang lain, serta membangun pergaulan yang sehat dan bertanggung jawab.
Gatot mengatakan, pemahaman mengenai pendidikan seksual perlu diberikan kepada remaja secara benar dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

“Anak-anak perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai perubahan fisik dan emosional pada masa remaja. Dengan pemahaman yang baik, mereka diharapkan mampu mengenali batasan diri, menghargai orang lain, dan lebih bijak dalam membangun pergaulan,” jelasnya.
Menurut Gatot, pendidikan seksual tidak hanya berkaitan dengan aspek biologis, tetapi juga mencakup kemampuan remaja dalam menjaga diri, memahami batasan dalam hubungan sosial, serta bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang diambil.
Para peserta didik mengikuti kegiatan dengan antusias. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan mengenai perubahan yang mereka alami selama masa remaja maupun berbagai persoalan dalam pergaulan.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk memperoleh penjelasan secara langsung dari narasumber.
Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai perkembangan diri pada masa remaja, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga diri serta membangun pergaulan yang sehat dan bertanggung jawab.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara pihak sekolah, narasumber, pengurus LPAI Metro, dan seluruh peserta didik yang mengikuti sosialisasi. (Wandi)
Tulis Komentar