08117992581

SDIT Wahdatul Ummah Gelar Acara Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Siswa Kelas 6 Angkatan ke XIII

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - SDIT Wahdatul Ummah Kota Metro menggelar acara Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Siswa Kelas 6 alumni ke XIII di halaman sekolah setempat, Rabu (15/06/2022).

Acara Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Siswa Kelas 6 SDIT Wahdatul Ummah yang mengangkat tema “Bahagia Bersama Alquran” tersebut, para siswa yang hadir terlihat kompak dan bahagia dengan mengenakan baju wisuda.


Tampak hadir dalam acara tersebut, Ketua Yayasan Wahdatul Ummah, Drs. Hayumi Rafi'udin, M.Pd.I, Kepala Sekolah SDIT Wahdatul Ummah, Sarifudin, M.Pd.I, Wakil Ketua II DPRD Kota Metro, Ahmad Kuseini, M.Pd.I., dewan guru dan staf serta wali murid kelas 6.

Saat diwawancarai a1bos.com, Sarifudin selaku Kepala Sekolah menyampaikan harapan dan pesannya, agar anak-anak jangan melupakan Alquran dan kedepannya tetap dapat menjaga nama baik sekolah.

“Kita berharap anak-anak kita itu dimanapun tempatnya, apapun nanti jabatannya kelak, anak-anak tetap bahagia dengan Alquran yang sudah kita bekali dari usia dini. Kemudian pesannya yang pertama, agar anak-anak jangan melupakan Alquran untuk menjadi teman setiap harinya, jadi minimal sehari itu tidak lupa untuk membaca atau memuroja’ah hafalannya. Yang kedua dimanapun nanti melanjutkan pendidikan di SMP, kita berharap tetap menjaga nama baik sekolah, karena bagaimanapun anak-anak ini berasal dari Wahdatul Ummah,” pesannya.


Dalam sambutannya, Sarifudin mengatakan untuk tahun 2022 ini SDIT Wahdatul Ummah melakukan wisuda sebanyak 130 orang siswa dengan capaian hafalan terbanyak yaitu 6 juz.

“Alhamdulillah anak-anak kita yang akan diwisuda hari ini berjumlah 130 orang, namun karena ada sesuatu hal ada 2 siswa yang tidak bisa mengikuti. Terkait dengan capaian hafalan ada 1 siswa yang sudah menyelesaikan hafalannya sebanyak 6 juz, lalu yang sudah menyelesaikan hafalannya sebanyak 5 juz juga ada 1 siswa, lalu yang 3 juz ada 6 siswa, sisanya Alhamdulillah bisa menyelesaikan hafalan sesuai target dari sekolah yaitu 2 juz,” jelas Sarifudin.

Lebih lanjut Sarifudin menjelaskan bahwa program tahfidz di SDIT Wahdatul Ummah tidak hanya memperhatikan hafalannya para siswanya saja, tetapi tahsinnya juga diperhatikan.

“Kita di sini sudah berkomitmen dari awal, pembelajaran tahfidz juga dibarengi dengan pembelajaran tahsin. Jadi tidak hanya berfokus pada kuantitas dari hafalannya saja, akan tetapi kita juga di sini memperhatikan dari pada kualitas bacaannya,” imbuhnya.

Ditambahkan Sarifudin, mulai awal tahun ajaran baru besok program takhasus akan kembali diaktifkan. Dengan program takhasus ini diharapkan para siswa nantinya dapat mencapai target hafalan diatas 6 juz. Selain itu mulai tahun ajaran baru SDIT Wahdatul Ummah juga akan menggulirkan program bilingual (bahasa Indonesia - Inggris).


Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Wahdatul Ummah memberikan nasehat dengan mengutip ucapan Ali Bin Abi Tholib, “Janganlah kalian mendidik anak-anakmu sebagaimana orang tuamu mendidikmu, karena mereka-mereka ini akan hidup yang tidak sama dengan jaman kita hidup”.

“Jaman kita dahulu tidak ada youtube, tidak ada FB. Tapi pada masa sekarang ini, orang tuanya kalah penguasaan teknologinya dibandingkan dengan anak-anak kita. Mari kita arahkan anak-anak kita, hingga hafalan yang sudah diperoleh tetap terjaga, dan juga mudah-mudahan mereka menjadi pemimpin di masa yang akan datang,” tuturnya.


Saat memberikan sambutan, Ahmad Kuseini mewakili bagian dari Pemerintah Kota Metro mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Sekolah SDIT Wahdatul Ummah dan jajarannya yang telah berkontribusi menghantarkan siswa-siswinya untuk menjadi generasi penerus yang berkompeten dan berakhlak mulia. (Red)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)