08117992581

Satgas Covid-19 Kota Metro Jemput Dua Pasien Poitif Covid-19

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kota Metro menjemput paksa dua warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Kepala Satpol-PP Kota Metro, Imron, mengungkapkan dua warga yang dijemput petugas ialah seorang pria asal Iringmulyo Metro Timur, dan seorang wanita asal Karangrejo Metro Utara. Hal itu dilakukan untuk meminimalisasi pemaparan di klaster keluarga akibat isolasi mandiri di rumah.

"Hari ini kami jemput dua orang, dari Iringmulyo satu orang laki-laki dan dari Karangrejo satu orang perempuan. Kemudian kemarin kami jemput empat orang," kata dia, Senin (17/05/2021). 

Imron menjelaskan, bagi warga Kota Metro yang dijemput dari rumahnya tersebut akan dibawa ke fasilitas isolasi yang disediakan pemerintah di Bumi Perkemahan (Buper) Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan.

"Yang kena-kena itu, daripada dia dirawat di rumah maka kami jemput dan dibawa ke Buper. Jadi, yang melakukan penjemputan paksa itu gabungan, TNI, Polri, Pol-PP. Fasilitas di Buper lengkap, semua kamar disekat. Sudah komplit," ujarnya.

Imron menjelaskan dalam upaya penjemputan tersebut, Pol-PP bertugas sebagai tim mediasi agar warga yang terkonfirmasi Covid-19 mau menjalani isolasi yang disediakan pemerintah.

"Tugas kami Pol-PP sebagai tim mediasi agar pasien Covid-19 yang diisolasi di rumah itu mau ke Buper. Walaupun awalnya mereka ragu, setelah kita jelaskan bahwa di Buper ada dokter dan perawatnya serta dijaga Pol-PP, alhamdulillah mereka yang dijemput itu mau," tambahnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti menjelaskan, upaya penjemputan yang dilakukan gugus tugas Covid-19 terhadap warga terkonfirmasi Covid-19 diatur dalam instruksi Walikota No. 5 tahun 2021.

"Evakuasi warga yang terkonfirmasi positif itu adalah berdasarkan instruksi Walikota nomor 5 tahun 2021. Di poin 18, bahwa warga yang terkonfirmasi positif tidak boleh isolasi di rumah. Jadi, sementara kami arahkan ke Buper, sambil menunggu jika nanti isolasi di kelurahan siap," kata dia. 

Erla menjelaskan, kapasitas Buper (cadangan) yang hanya mampu menampung delapan pasien saat ini telah terisi penuh.

"Tambahan hari ini dua pasien, jadi buper sudah penuh delapan pasien. Fasilitas yang disediakan di sana yaitu kamar berikut fasilitasnya, makan minum, tenaga kesehatan yang standby 24 jam dan pengamanan oleh tim gugus tugas. Sementara tenaga kesehatan yang standby bukan dokter namun perawat. Tapi dokter on call apabila diperlukan, siap 24 jam dipanggil," kata dia. 


Sumber : https://m.lampost.co/berita-satgas-metro-jemput-dua-pasien-positif-covid-19-yang-isolasi-mandiri.html

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)