Surabaya, A1BOS.COM - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Surabaya menggelar kegiatan rutin TDA Cangkruk bersama Presiden TDA 8.0, Eko Destriyanto (Founder PT Idea Indonesia, Tbk.), acara yang mengusung tema How To Scale Up Business tersebut bertempat di Bebek Joss Gandos, Surabaya, Rabu (09/08/2023).
Kegiatan ini, diikuti oleh seluruh member dan pengurus dengan melakukan registrasi mulai pukul 13.30 sampai 14.00 WIB. Sedangkan acara berlangsung selama kurang lebih 3 jam.

TDA Cangkruk dipandu oleh MC Nuril, Owner Dapur Nemlikur. Ketua TDA Surabaya 8.0, Ichlasul Amal Rangga Winata mengatakan bahwa bisnis ataupun usaha member TDA Surabaya semakin bertumbuh. Hal ini, terlihat dari bertambahnya omset gabungan sehingga kegiatan TDA Cangkruk memberikan banyak kebermanfaatan.
"Jadi untuk omset gabungan seluruh member TDA Surabaya mencapai 5 Trilliun rupiah," ujarnya.
TDA Cangkruk tidak hanya diisi oleh materi bisnis namun juga beberapa game, hal ini guna mempererat silaturahmi antara pengurus TDA dan member TDA. Sehingga terciptanya kolaborasi yang bermanfaat selaras dengan tagline Presiden TDA 8.0 "To The Next Level".
"Acara inti yaitu talkshow bersama narasumber Presiden TDA 8.0, Eko Desriyanto dengan Moderator Penalar, Arif Budiman, Founder Nawwis Wedding Ring sekaligus Sekretaris 1 TDA Surabaya 8.0," katanya.

Sementara itu, Eko menceritakan tentang How To Scale Up Business awal mula berbisnis PT Idea Indonesia, Tbk. Berbagi pengalaman memulai bisnis berawal dari semua dikerjakan sendiri sampai mempunyai murid.
"Bisnis awal saya kerjakan sendiri sampai memiliki murid meskipun hanya beberapa orang saja sampe akhirnya sekarang Idea bisa IPO," ungkapnya.
Eko menyebutkan jika selama memulai bisnis dengan manajemen tusuk sate, alias semua dilakukan sendiri. Hal ini dimulai dari mengajar sampai marketing dan lain sebagainya.
"Dengan konsep bisnis manajemen tusuk sate selama 9 bulan hanya dengan 14 murid," bebernya.
Tak hanya itu, Eko juga membagikan beberapa tips bisnis salah satunya dengan memanfaatkan sosial media sebagai sarana untuk promosi.
"Kalau bisnis bidang jasa yang sama jangan mentargetkan sekolah-sekolah tapi branding instagram karena cepat untuk dijangkau namun terdapat beberapa tips agar branding sampai kepada masyarakat," terangnya.
Adanya TDA Cangkruk nantinya selalu memberikan manfaat yang luas dan menjadi wadah terjalinnya silahturahmi untuk para pebisnis di Surabaya. Sebagai informasi TDA Cangkruk di support oleh Bank Syari'ah Indonesia (BSI) dan Mebiso, ada pula sesi edukasi produk untuk member TDA Cangkruk yang hadir. (Red)
Tulis Komentar