08117992581

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Pesisir Barat Gelar Vaksinasi Sinovac Dosis 2

$rows[judul]

Pesisir Barat, A1BOS.COM - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pesisir Barat mengadakan vaksin sinovac tahap dua di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pasar Ulu 2, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu (7/11/2021).

Media Center Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pesisir Barat Vaksin Covid-19 sebagai ikhtiar menyelesaikan pademi dengan tema "Vaksinasi Lintas Agama".       

Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh warga Pesisir Tengah dan sekitarnya yang mana antusias warga untuk mengikuti vaksinasi tahap kedua ini terlihat sangat ramai dengan jumlah warga 104 orang.


Hadir dalam acara tersebut Ketua PDM H. Darussamin, para tenaga kesehatan 11 anggota, angota Koramil 2 orang, dan pengurus PDM Kabupaten Pesisir Barat.

Vaksinator Pcare MCCC Wilayah Lampung dan Klinik BIMU Muhammadiyah Bandar Lampung berjumlah 11 nakes dengan ketua rombongan Sdr. Ahsanal Huda.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pesisir H. Darussamin, HB menyampaikan kepada para peserta vaksin di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pasar Ulu II bahwa kegiatan Vaksin Lintas Agama untuk semua umat. 

"Kegiatan Vaksin Lintas Agama untuk semua umat beragama ini merupakan program Muhammadiyah dari pusat sampai ke daerah berkontribusi bersama pemerintah membantu vaksinasi masyarakat agar kita semua segera keluar dari pandemi Covid-19 ini. Dengan telah dilaksanakan vaksin dosis 2 ini, diharapkan masyarakat Pesisir Barat umumnya ada peningkatan imun tubuh sehingga menjadi kebal terhadap Virus Covid-19 ini dan kita semua dapat melaksanakan rutinitas kegiatan kita sehari-hari dan kegiatan ekonomi masyarakat semakin membaik," jelas H. Darussamin.

Lanjutnya, "Perlu diingat bahwa pandmi ini masih belum berakhir, maka dihimbau kepada masyarakat sekalipun sudah mendapat vaksin dosis 1 dan 2, jangan lengah tetap patuhi protokol kesehatan 5M yaitu : Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Menunda untuk bepergian jauh terutama didaerah pademi yang masih tinggi". (Feriyansah)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)