Lampung Selatan, A1BOS.COM - Malang nian nasib yang dialami seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun warga di Dusun Sukacai, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan.
Sejak lahir, putra dari seorang buruh serabutan menderita penyakit di alat kemaluan, membuatnya kerap kesakitan pada saat hendak membuang air kecil. Tinggal di rumah sangat sederhana yang terbuat dari papan dengan ukuran 4X6 meter, Rubiyatul hanya bisa berbaring lemas ditempat tidurnya.
Tidak seperti anak sebayanya yang banyak menghabiskan waktu bermain, namun anak semata wayang pasangan Suwanda (35) dan Siti Hadijah (30) tetap punya keinginan untuk sekolah.
"Sudah duduk kelas satu di SD dekat sini," kata Siti Hadijah, Selasa (27/04/2021).
Apabila hendak beraktivitas di luar rumah, anaknya harus menggunakan pembalut, karena dari kemaluannya kerap keluar cairan.
"Untung sekolah banyak libur, karena harus pakai pampers," ujarnya.
Kedua orang tuanya sudah berusaha membawanya berobat ke rumah sakit, namun upaya itu belum membuahkan hasil, penyakit yang di derita Rubiyatul tetap belum sembuh.
"Sudah dua kali dirawat di rumah sakit tapi belum ada hasil," kata dia.
Pada saat berobat anaknya di rumah sakit, di tanggung pemerintah menggunakan BPJS, hanya saja biaya hidup selama menunggu yang sangat terbatas.
"Biaya selama menunggu yang tidak ada sama sekali," ujarnya.
Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, kata dia, anaknya menderita penyakit kelainan bocor atau rembes pada alat kelamin.
"Bilangnya begitu, enggak tahu penyakit apa," katanya.
Kedua orang tuanya sangat berharap uluran tangan dermawan bisa membantu dalam pengobatan anaknya yang menderita penyakit di alat kemaluannya.
"Kami sangat mengharapkan bantuan," ujar dia.
Sumber : https://www.lampost.co/berita-bocah-di-katibung-butuh-bantuan-pengobatan.html
Tulis Komentar