Kota Metro, A1BOS.COM - Guna membangun silaturahmi antara pihak sekolah, orang tua, tokoh masyarakat dan Pemerintah, Sekolah Luar Biasa (SLB) Insan Madani Metro menggelar tasyakuran HUT ke-13 di halaman SLB setempat, Kamis (25/07/2024).
Dikatakan Pembina Yayasan Insan Madani Metro, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., kegiatan tersebut merupakan dalam rangka hari jadi SLB Insan Madani ke-13.
"SLB Insan Madani didirikan pada tahun 2011 yang lalu oleh Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd. dan Dr. Suwarjo M.Pd, juga Agung Kusuma Wijaya, Sofiyan Musabik Wijaya, Bagus Prapto Aji Wijaya, dan tentu ini adalah perjuangan yang panjang dimana sebagai masyarakat paham tentang pendidikan," ujarnya.

Dirinya menyampaikan, pendidikan yang terdapat di SLB Insan Madani Metro dapat mendampingi dan bisa memberikan layanan serta mengembangkan kepada peserta didik dengan bakat dan minatnya.
"SLB Insan Madani ini mempunyai misi, bagaimana kita mengembangkan minat bakatnya dengan ramah anak," tuturnya.
Ia menuturkan, dalam kurun waktu 13 tahun, SLB Insan Madani telah banyak memperoleh prestasi-prestasi.
"Ditahun 2022 yaitu sudah memperoleh standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan pada tahun 2023 mendapatkan lagi standarisasi Perlindungan Khusus Ramah Anak yaitu LPKRA (Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan disini sudah terakreditasi hampir A, jadi tinggal sedikit lagi," katanya.
Sowiyah menjelaskan, kini SLB Insan Madani telah memiliki 4 guru yang bersertifikasi.
"Insya Allah ini bisa standarisasi A tahun ini, Insya Allah sudah kita siapkan, jadi perkembangan-perkembangan prestasi anak didik banyak sekali pernah juara 2 lomba IPA itu Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) pernah juga juara Nasional itu bola boce di Semarang terus juga anak yang hafidz Qur'an 30 juz, anak ngedrum, anak berpuisi dan anak juga bisa membuat komik bergambar," jelasnya.

Menurutnya, jika orang pada umumnya dapat melihat ruang bakat minat pada Anak Berkebutuhan Khusus yang dapat disalurkan maka ABK tersebut akan menjadi anak-anak yang hebat.
"PR kita semua sebagai pengelola SLB Insan Madani itu selalu mengupdate gurunya untuk memberikan pelayanan prima terhadap anak-anak ini, sehingga program kurikulum merdeka itu betul-betul diterapkan dan itu adalah deferensiasi, artinya mendidik dengan bakat dan minatnya anak-anak, bahwa keunggulan-keunggulan di SLB Insan Madani Metro ini adalah perbandingan rasio, kalau autis itu gurunya satu berbanding satu, kalau yang grahita mungkin yang lainnya seperti doorsendrom itu guru satu memegang tiga saja," jelasnya.
"Jadi ini sudah kita terapkan, alhamdulillah banyak sekali peserta didik dari luaran dan memang di SLB Insan Madani Metro ini adalah kategori istimewa yang berat-berat, artinya bukan yang ringan tapi yang berat kami selalu menerima apapun anak-anak seperti itu," imbuhnya.
Dirinya berharap, setelah siswa-siswi lulus dari SLB Insan Madani para peserta didik dapat hidup mandiri.
"Karena sudah ada yang bekerja juga di swasta sudah ada yang bisa main band, jadi anak-anak tidak merasa dikucilkan dan orang tua merasa bangga terhadap anak-anaknya. Ternyata SLB Insan Madani ini tempatnya untuk meningkatkan potensi anak dan kemandirian anak," ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) wilayah V Indarti, S.Sos, memasuki usia ke-13 SLB Insan Madani semakin maju, dewasa dan semakin mumpuni dalam mendidik anak-anak yang membutuhkan bimbingan kasih sayang dan keikhlasan.

"Dari satuan pendidikan yang ada di SLB Insan Madani ini, mudah-mudahan semakin jaya dan tetap amanah mendidik anak-anak Indonesia," ucapnya.
Dirinya berpesan, terhadap Tenaga Pendidik (Tendik) yang ada di SLB Insan Madani agar bekerja mengajar dengan hati yang ikhlas, semangat dan rasa kasih sayang yang tinggi karena kita berharap anak-anak yang kita didik ini menjadi anak-anak yang berguna sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dia miliki," bebernya.
"Jadi kita berharap anak-anak ini jangan dijadikan beban oleh orang tuanya dan bagi bangsa dan negara ini tetapi mereka bisa berkontribusi sesuai dengan kemampuannya, itulah tugas kita selaku pembimbingnya harus mampu menggali potensi yang ada pada diri mereka dan memaksimalkannya agar dapat bermanfaat," sebutnya.
Indarti mengungkapkan, bahwa dirinya sebagai Kacabdin wilayah V serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memberikan apresiasi terhadap SLB Insan Madani Metro.
"Terus berkarya, terus bekerja dan terus mendidik anak-anak hebat," singkatnya.
Tampak hadir juga Bunda Literasi Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi dalam giat serupa menyampaikan, untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak difabel yang mandiri butuh kerjasama yang baik semua pihak.

"Tidak hanya Pemerintah saja yang mampu menyelesaikan hal itu, tapi juga membutuhkan pihak-pihak swasta, temen-temen dari pendidikan semuanya berkolaborasi," paparnya.
Silfi mengatakan, jika terdapat saudara yang memiliki anak-anak istimewa (difabel) maka tugasnya adalah mencari keistimewaannya.
"Jadi jangan disembunyikan mari bersama-sama diskusi kita mencari solusi, sehingga anak-anak tersebut menjadi anak yang berkualitas sesuai dengan kemampuannya," lanjutnya.
"Tapi kurangnya edukasi dikenalkan dengan pendidikan seperti ini, padahal itu butuh sekali sehingga anak dan keluarga tersebut merasa bahwasanya ia tidak sendiri kita berkolaborasi tidak ada pembedaan tetapi memberikan mereka sesuai dengan porsinya," terangnya.

Menambahkan hal tersebut Asisten 1 Bidang Kepemerintahan dan Kesra Setda Kota Metro, Muhammad Supriadi mewakili Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena sejalan dengan visi misi Walikota Metro.
"Saya berharap seluruh komponen dari mulai masyarakat, Pemda termasuk dunia pendidikan yang swasta juga harus peduli bersama-sama tentang anak-anak difabel ini, untuk bisa menggali potensi yang dimilikinya," pungkasnya. (ADV/Aliando)
Tulis Komentar