08117992581

Kecelakaan Maut di Lampung Tengah, Toyota Avanza Hilang Kendali Tabrak Pelajar Hingga Tewas

$rows[judul]

LAMPUNG TENGAH, A1BOS.COM - Seorang siswi SMA asal Kampung Endang Rejo, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, meninggal dunia seusai terlibat kecelakaan maut di Simpang Agung, Jumat 11 April 2025, sekitar pukul 15.20 WIB.

 

Peristiwa nahas ini terjadi saat korban AGS (16) berjenis kelamin perempuan tertabrak satu unit mobil Toyota Avanza BE 1505 ANC saat mengendarai Honda Beat BE 2271 GB seorang diri di Jalan Raya Desa Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah.

 

Kasat Lantas Polres Lampung Tengah Iptu Wahyu Dwi Kristanto menjelaskan, mobil yang terlibat kecelakaan dikemudikan RDA (20) yang membawa istrinya berinisial FRA (20) dan seorang anak balita berusia 1 tahun berinisial EDA.


Pengendara mobil berasal dari Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung,

Kabupaten Lampung Tengah "Akibat insiden tersebut, AGS meninggal akibat terpental dan menghantam gorong-gorong. Sementara pengemudi RDA selamat, FRA mengalami luka berat, dan EDA mengalami luka ringan," ujar Wahyu, Sabtu (12/4).

 

Wahyu menjelaskan, kronologi peristiwa bermula ketika korban melaju dari arah Kecamatan Terbanggi Besar menuju Kecamatan Gunung Sugih, pada pukul 15.20 WIB.

 

Begitupun kendaraan mobil yang dikendarai RDA, melaju dari arah yang sama dan beriringan dengan posisi motor korban ada di depan mobil tersebut hingga melintasi Jalan Raya Desa Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah.

 

Saat kejadian, kata Wahyu, kondisi tempat kejadian perkara (TKP) merupakan jalan aspal lurus di kawasan yang dekat dengan pemukiman penduduk.

 

Wahyu menyebut, diduga pengemudi mobil mengalami kelelahan dan kehilangan konsentrasi hingga akhirnya menabrak bagian spakbor motor yang dikemudikan korban dengan cukup kencang.

"Kecelakaan pun tak terhindarkan, motor korban terpental ke sisi kiri jalan dan menabrak gorong-gorong, sementara mobil menyeruduk tiang listrik," tuturnya.

 

Wahyu melanjutkan, petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk menggelar olah TKP dan membantu evakuasi para korban.

 

Ketiga penumpang dari mobil dievakuasi ke RS Islam Yukum Jaya, termasuk korban pengendara sepeda motor yang kemudian dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

 

"Saat ini, Sat Lantas Polres Lampung Tengah masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para saksi, termasuk pengemudi mobil Avanza," ungkapnya.

Ia menyebutkan, kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar tersebut terjadi akibat pengemudi mengalami rasa kantuk bisa muncul secara tiba-tiba (Microsleep).

 

Wahyu mengingatkan kepada seluruh pengendara untuk selalu menjaga konsentrasi dan mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

 

"Bagi seluruh pengendara baik roda dua, roda empat atau lebih, diharap untuk menjaga stamina selama berkendara, dan dimohon untuk tidak memaksakan perjalanan ketika sedang mengantuk, agar terhindar dari insiden yang tidak diinginkan," pungkasnya. (jj)



 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)