Cilegon, A1BOS.COM - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan pers siber di Indonesia. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) meresmikan Monumen SMSI Pusat di Alun-alun Kota Cilegon, Banten, Sabtu (07/02/2026), sebagai simbol perjalanan panjang dan perjuangan media digital Tanah Air.
Peresmian monumen dilakukan langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar bersama Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo dan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus. Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir, termasuk perwakilan Dewan Pers, jajaran Pemerintah Kota Cilegon, serta pengurus SMSI dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya SMSI Kota Metro.
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus mengatakan, monumen tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan penanda sejarah, nilai perjuangan, dan legacy pers siber Indonesia yang tumbuh dari keterbatasan hingga kini menjadi bagian penting dalam ekosistem komunikasi nasional.
“Ini bukan hanya monumen, tapi simbol perjalanan panjang media digital Indonesia. Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Cilegon yang memberikan ruang dan penghargaan bagi insan pers siber di ruang publik,” kata Firdaus dalam sambutannya.
Ia menegaskan, pers siber lahir dari perjuangan yang tidak mudah. Sejak awal kemunculannya, media online hadir sebagai alternatif di tengah dominasi media arus utama dan konglomerasi media besar.
“Jurnalis bukan alat kekuasaan. Jurnalis adalah cahaya bagi masyarakat. Pers siber tumbuh dari jalan sunyi, dari langkah kecil yang dijalani dengan cinta dan pengabdian pada profesi,” ujarnya.
Firdaus juga menyebut Cilegon memiliki peran strategis dalam sejarah lahir dan berkembangnya SMSI, sebelum organisasi tersebut kini hadir di seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.
Usai peresmian monumen, rangkaian HPN 2026 dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SMSI di Journalist Boarding School (JBS). Rakernas mengusung tema “Media Baru, Menuju Pers Sehat dan Kedaulatan Digital”, sekaligus menjadi momentum peluncuran sistem media monitoring SMSI.
Forum Rakernas menjadi ruang konsolidasi nasional untuk merumuskan evaluasi, strategi, dan peta jalan pers siber agar tetap profesional, independen, dan adaptif di tengah derasnya disrupsi teknologi.
Ketua SMSI Kota Metro, Ali Imron Muslim, menilai keikutsertaan SMSI daerah dalam HPN 2026 menjadi pengalaman berharga bagi penguatan peran pers lokal.
“Monumen SMSI ini milik seluruh insan pers siber Indonesia, termasuk kami di daerah. Ini pengingat bahwa media lokal punya peran strategis dalam menjaga demokrasi dan menyuarakan kepentingan rakyat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris SMSI Kota Metro, Edi Suranto. Menurutnya, rangkaian HPN 2026 mencerminkan sinergi yang sehat antara pers dan pemerintah, tanpa menghilangkan independensi jurnalistik.
“HPN 2026 memberi pesan kuat bahwa pers siber bukan pelengkap, melainkan bagian utama dari pembangunan bangsa. Ini menjadi pijakan bagi SMSI daerah untuk terus berbenah dan berkontribusi positif,” katanya.
Rangkaian HPN 2026 di Cilegon ditutup dengan gala dinner dan dialog santai bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon di rumah dinas wali kota. Suasana akrab mewarnai pertemuan para insan pers dari berbagai daerah, menegaskan pentingnya dialog setara antara pers dan pemerintah dalam bingkai demokrasi.
HPN 2026 di Cilegon tak sekadar menjadi perayaan tahunan, melainkan tonggak sejarah bagi pers siber Indonesia. Dari peresmian monumen, perumusan gagasan dalam Rakernas, hingga kebersamaan insan pers, semuanya menyatu dalam satu pesan: pers siber adalah cahaya, penjaga nurani, dan pilar penting masa depan demokrasi Indonesia. (Red)
Tulis Komentar