Lampung Selatan, A1BOS.COM - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan seminar secara daring (webinar) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dekranas ke-41 tingkat kabupaten, Selasa (16/03/2021).
Webinar yang digelar
dari Aula Rajabasa kantor Bupati setempat dihadiri oleh Ketua Dekranasda
Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto. Kegiatan itu mengangkat tema
Pengrajin Sehat, UMKM Kuat, Ekonomi Bangkit Dimasa Pandemi Covid-19.
Nampak hadir juga,
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yusri, Kepala Dinas Koperasi dan UKM
I Ketut Sukerta, Kepala Dinas Pariwisata Rini Ariasih, dan Plt Kepala Dinas
Kesehatan Eka Riantinawati.
Sementara, para pengurus Dekranasda tingkat kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan
mengikuti kegiatan tersebut secara virtual melalui aplikasi zoom
meeting.
Winarni yang membuka sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut memaparkan beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh para pelaku UMKM dalam memasarkan produk kerajinan maupun kuliner di masa pandemi.

Menurutnya, perubahan situasi yang mengharuskan bekerja dari rumah (work
from home), mengharuskan pelaku UMKM untuk merubah strategi pemasaran
dengan sistem digital.
Salah satunya yaitu
dengan memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media promosi
produk yang dapat dilakukan secara kontinu dengan berbagai konten yang menarik.
“Para pelaku UMKM,
baik itu kuliner maupun kerajinan, semua bisa tetap laku dipasaran. Maka yang
harus dilakukan yaitu dengan pemasaran digital atau digital marketing,”
ujarnya.
Dengan demikian kata
Winarni, berbagai produk hasil UMKM dapat terus dipublikasikan di pasar
digital. Sehingga konsumen dapat dengan mudah mengetahui dan membeli produk
secara online.
“Walaupun tidak bisa
bertemu secara langsung, tapi produk hasil dari pelaku UMKM dapat tetap
dipublikasikan, dipasarkan dan dikenal baik oleh seluruh konsumen,” jelasnya.
Selain merubah
strategi pemasaran menjadi digital, lanjut Winarni, kualitas produk yang
dihasilkan juga memiliki peran penting dalam menarik minat konsumen terhadap
produk yang dipasarkan.
“Membentuk kualitas
produk, agar hasil-hasil produk dari pelaku UMKM kualitasnya bisa benar-benar
diakui dan dirasakan oleh konsumen,” katanya.
Winarni menyebut,
beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan kualiatas produk yakni,
menentukan tingkat kegunaan produk, fitur tambahan pada produk yang dapat
menambah fungsi dari produk, dan kehandalan produk untuk bertahan di dunia
bisnis pada periode tertentu.
Selanjutnya, daya
tahan produk dari segi teknis dan ekonomis, estetika atau nilai keindahan
produk, serta kemudahan perbaikan produk jika terdapat kerusakan agar dapat
mudah diperbaiki.
“Ini harus
diperhatikan, sehingga meski sedang pada masa pendemi yang menjadi ancaman para
pembisnis dapat diatasi dengan baik. Sehingga ekonomi dapat kembali tumbuh,”
ujar Winarni. (Rilis l
Tulis Komentar