Kota Metro, A1BOS.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Metro bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro menggelar diskusi strategis untuk memperkuat sinergitas antarlembaga, di ruang rapat kerja Bawaslu dihadir Ketua PWI dan anggota, Kepala Sekretariat, Kepala Subbagian, serta jajaran sekretariat Bawaslu Kota Metro.
Dalam Diskusi ini salah satu langkah membumikan nilai-nilai demokrasi dan mendorong pengawasan partisipatif kepada masyarakat Kota Metro di Bumi Sai Wawai, Senin (05/10/2026).
Diskusi berlangsung hangat menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi dalam menjalin keterbukaan informasi pemilu untuk masyarakat. Pada kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Kota Metro Badawi menyampaikan, “sahabat Pers adalah keberadaannya sangat krusial untuk menyampaikan kerja-kerja pengawasan secara transparan sekaligus menjadi mitra bersama PWI yang diantara nya iya itu dalam mencegah informasi hoaks, dan politik uang di masyarakat," ujar Badawi.

Dalam kesempatan yang sama Ketua PWI Kota Metro, Rino Panduwinata menyambut baik langkah kolaboratif sebagaimana dimaksud, maka dari itu Media memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan informasi literasi politik yang sehat sehingga nilai demokrasi tidak hanya dipahami sebagai kontestasi politik saja, tetapi dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya di Kota Metro melalui pemberitaan yang edukatif dan objektif.
"Kami dan kawan-kawan Pers mengawal jalannya setiap tahapan Pemilu dan Pilkada agar berjalan jujur, adil, transparan dan berintegritas," jelas Rino.
Selanjutnya anggota Bawaslu Hendro Edi Saputro menyampaikan pengawasan demokrasi tidak bisa dilakukan secara parsial maka kita harus kolaborasi dengan pers diharapkan mampu menjadi jembatan informasi sehingga dapat menggerakkan kesadaran warga masyarakat, sehingga tidak ragu dan berani mengambil tindakan untuk melapor jika menemukan dugaan pelanggaran.
Melalui sinergitas yang terjalin, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Bawaslu Kota Metro berkomitmen untuk terus membuka ruang-ruang diskusi publik dan memperkuat literasi dan membumikan demokrasi di masyarakat serta memperkuat sosialisasi pengawasan partisipatif demi terwujudnya demokrasi yang lberkualitas dan bermartabat. (Rilis/Red)
Tulis Komentar