Lampung, A1BOS.COM - Angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Krakatau 2025 di Lampung, mengalami peningkatan sebesar 30% dibandingkan tahun lalu. Tercatat, pada tahun ini ada 82 kecelakaan dengan 14 korban jiwa.
Total
kecelakaan lalu lintas sepanjang gelaran Operasi Ketupat Krakatau 2025 dari
tanggal 23 Maret hingga 08 April tercatat sebanyak 82 kecelakaan. Sementara
untuk tahun 2024 tercatat sebanyak 63 kecelakaan.
Untuk korban meninggal dunia selama pelaksanaan
operasi mengalami penurunan. Tahun 2024 total korban meninggal dunia sebanyak
19 jiwa. Tahun ini tercatat sebanyak 14 korban jiwa.
Sementara untuk korban luka berat mengalami kenaikan
signifikan sekitar 61%. Polda Lampung melaporkan sebanyak 82 orang tercatat
mengalami luka berat. Di tahun 2024, tercatat sebanyak 51 orang mengalami luka
berat.
Untuk korban luka ringan tercatat mengalami
kenaikan sebesar 36% dengan rincian 95 orang di tahun 2025 dan 70 orang di
tahun 2024.

Tingginya angka kecelakaan ini, membuat Kabid
Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengingatkan pentingnya kesadaran
masyarakat atau pengemudi dalam berlalu lintas.
Dirinya mengimbau untuk selalu mentaati aturan
berlalu lintas serta pastikan kendaraan dalam kondisi baik.
"Sehubungan dengan meningkatnya angka
kecelakaan kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi
rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm standar SNI bagi pengendara roda dua,
tidak menggunakan handphone saat berkendara," ujarnya.
"Tidak mengemudi dalam keadaan mengantuk atau
di bawah pengaruh alkohol dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan
sebelum digunakan," sambungnya. (JJ)
Tulis Komentar