08117992581

10 Universitas Indonesia dengan Performa Riset Medicine Terbaik Menurut EduRank 2026

$rows[judul] Keterangan Gambar : Ilustrasi dibuat dengan AI.

Kota Metro, A1BOS.COM - Memilih universitas untuk kuliah kedokteran biasanya tidak hanya berkaitan dengan nama besar kampus. Calon mahasiswa juga bisa melihat bagaimana aktivitas akademik dan penelitian di bidang kesehatan berkembang di sebuah perguruan tinggi. Salah satu pemeringkatan yang dapat digunakan sebagai referensi untuk melihat aspek tersebut adalah EduRank.

Pada 15 Maret 2026, EduRank memperbarui daftar 75 universitas di Indonesia untuk bidang Medicine. Pemeringkatan tersebut menempatkan universitas berdasarkan performa riset dalam bidang Medicine dengan mempertimbangkan publikasi ilmiah dan sitasi. Karena itu, daftar ini lebih tepat digunakan untuk melihat kekuatan penelitian bidang kedokteran dan kesehatan di sebuah universitas, bukan sebagai pemeringkatan kualitas program studi kedokteran secara keseluruhan.

Dalam daftar tersebut, terdapat sejumlah universitas yang berada jauh di atas perguruan tinggi lainnya berdasarkan peringkat nasional. Berikut 10 universitas Indonesia dengan posisi tertinggi dalam bidang Medicine menurut EduRank 2026.

1. Universitas Indonesia

Universitas Indonesia (UI) berada di posisi pertama Indonesia untuk bidang Medicine menurut EduRank 2026. UI tercatat menempati peringkat 85 di Asia dan 423 di dunia, sekaligus menjadi satu-satunya universitas Indonesia yang masuk 100 besar Asia dalam pemeringkatan bidang Medicine tersebut.

Posisi UI tidak hanya menunjukkan keberadaan program pendidikan di bidang kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas penelitian yang dihasilkan oleh universitas. Dalam metodologi EduRank, publikasi akademik dan sitasi menjadi bagian penting dalam menentukan performa sebuah universitas di bidang tertentu. Karena itu, posisi UI dalam daftar ini terutama menggambarkan kekuatan risetnya pada bidang Medicine.

2. Universitas Airlangga

Universitas Airlangga (Unair) menempati posisi kedua Indonesia untuk bidang Medicine. Universitas yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur, tersebut berada di peringkat 175 Asia dan 653 dunia dalam pemeringkatan EduRank 2026.

Unair memiliki sejarah panjang dalam pendidikan dan penelitian bidang kesehatan. Namun, angka dalam ranking EduRank ini tetap perlu dibaca sesuai metodologinya. Peringkat tersebut menggambarkan performa riset bidang Medicine berdasarkan publikasi dan sitasi yang masuk dalam basis data EduRank, sehingga tidak bisa diterjemahkan begitu saja sebagai peringkat kualitas fakultas kedokteran.

3. Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada (UGM) berada di urutan ketiga nasional untuk bidang Medicine. UGM tercatat menempati peringkat 202 Asia dan 723 dunia dalam daftar EduRank 2026.

Sebagai salah satu universitas besar di Indonesia, UGM memiliki aktivitas penelitian di berbagai disiplin ilmu, termasuk kesehatan dan kedokteran. Posisi ketiga dalam daftar Medicine EduRank menunjukkan performa penelitian UGM dalam bidang tersebut berdasarkan indikator yang digunakan EduRank, terutama publikasi akademik dan sitasi.

4. Universitas Padjadjaran

Universitas Padjadjaran (Unpad) menempati posisi keempat Indonesia. Dalam pemeringkatan Medicine EduRank 2026, Unpad berada di peringkat 233 Asia dan 791 dunia.

Universitas yang berbasis di Jawa Barat ini termasuk perguruan tinggi Indonesia dengan aktivitas penelitian yang cukup luas di bidang kesehatan. Namun, seperti universitas lain dalam daftar ini, posisi Unpad merupakan gambaran performa riset bidang Medicine dan bukan penilaian menyeluruh terhadap kualitas pendidikan kedokteran, fasilitas klinik, atau akreditasi program studi.

5. Universitas Udayana

Universitas Udayana (Unud) berada di posisi kelima nasional untuk bidang Medicine. Universitas yang berada di Bali tersebut tercatat menempati peringkat 266 Asia dan 886 dunia menurut EduRank 2026.

Masuknya Universitas Udayana ke lima besar memperlihatkan bahwa universitas dengan performa riset Medicine tinggi tidak hanya berasal dari Pulau Jawa. Aktivitas penelitian di bidang kesehatan dari berbagai wilayah Indonesia turut masuk dalam pemeringkatan yang disusun EduRank berdasarkan publikasi dan sitasi akademik.

6. Universitas Diponegoro

Universitas Diponegoro (Undip) berada di posisi keenam dalam daftar nasional. Untuk bidang Medicine, Undip menempati peringkat 275 Asia dan 910 dunia.

Universitas yang berada di Semarang, Jawa Tengah, tersebut memiliki aktivitas akademik dan penelitian di berbagai bidang, termasuk kesehatan. Dalam konteks EduRank, posisi Undip menunjukkan performa penelitian bidang Medicine yang tercermin melalui publikasi dan sitasi yang digunakan dalam pemeringkatan.

7. Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya (UB) menempati posisi ketujuh Indonesia untuk bidang Medicine. UB berada di peringkat 342 Asia dan 1.089 dunia menurut EduRank 2026.

Kampus yang berada di Malang, Jawa Timur, ini menjadi salah satu universitas dari luar Jakarta dan Yogyakarta yang masuk kelompok 10 besar nasional. Posisi tersebut menunjukkan kontribusi penelitian UB dalam bidang Medicine berdasarkan data publikasi dan sitasi yang menjadi dasar pemeringkatan EduRank.

8. Universitas Hasanuddin

Universitas Hasanuddin (Unhas) berada di peringkat kedelapan nasional. Untuk bidang Medicine, Unhas tercatat berada di posisi 347 Asia dan 1.099 dunia.

Unhas yang berbasis di Makassar menjadi salah satu perguruan tinggi dari kawasan Indonesia timur yang masuk 10 besar. Kehadiran Unhas dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa penelitian bidang Medicine juga berkembang di luar pusat-pusat pendidikan tinggi di Pulau Jawa.

9. Universitas Andalas

Universitas Andalas (Unand) menempati posisi kesembilan Indonesia dalam pemeringkatan Medicine EduRank 2026. Universitas yang berada di Padang, Sumatera Barat, tersebut berada di peringkat 353 Asia dan 1.112 dunia.

Unand menjadi salah satu wakil Sumatera dalam daftar 10 besar. Peringkat tersebut berkaitan dengan performa penelitian bidang Medicine yang dihitung berdasarkan publikasi dan sitasi, sehingga posisi universitas dalam daftar tidak secara langsung menunjukkan kualitas pengajaran atau layanan pendidikan kedokterannya.

10. Universitas Sebelas Maret

Universitas Sebelas Maret (UNS) melengkapi daftar 10 besar universitas Indonesia untuk bidang Medicine menurut EduRank 2026. UNS berada di peringkat 365 Asia dan 1.146 dunia.

Kampus yang berada di Surakarta, Jawa Tengah, ini menjadi universitas ke-10 dalam daftar nasional tersebut. Dengan masuknya UNS, 10 besar EduRank bidang Medicine 2026 mencakup universitas dari beberapa wilayah Indonesia, mulai dari Jawa, Bali, Sumatera hingga Sulawesi.

Daftar 10 Besar Medicine EduRank 2026

Jika disusun berdasarkan peringkat nasional, berikut daftar 10 universitas Indonesia dengan performa riset bidang Medicine tertinggi menurut EduRank 2026:

  1. Universitas Indonesia — #85 Asia, #423 dunia
  2. Universitas Airlangga — #175 Asia, #653 dunia
  3. Universitas Gadjah Mada — #202 Asia, #723 dunia
  4. Universitas Padjadjaran — #233 Asia, #791 dunia
  5. Universitas Udayana — #266 Asia, #886 dunia
  6. Universitas Diponegoro — #275 Asia, #910 dunia
  7. Universitas Brawijaya — #342 Asia, #1.089 dunia
  8. Universitas Hasanuddin — #347 Asia, #1.099 dunia
  9. Universitas Andalas — #353 Asia, #1.112 dunia
  10. Universitas Sebelas Maret — #365 Asia, #1.146 dunia

Bukan Ranking Kualitas Fakultas Kedokteran

Ada hal penting yang perlu diperhatikan ketika membaca daftar ini. EduRank tidak secara sederhana membuat urutan berdasarkan kualitas fakultas kedokteran, akreditasi program studi, fasilitas rumah sakit pendidikan, atau kualitas pembelajaran klinis. Fokusnya adalah research performance in Medicine, sehingga indikator penelitian menjadi dasar utama dalam melihat posisi universitas.

EduRank juga menjelaskan bahwa pemeringkatan bidang tersebut tidak membedakan program sarjana dan pascasarjana. Artinya, angka ranking yang muncul menggambarkan performa penelitian universitas pada bidang Medicine secara lebih luas. Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya tidak menjadikan daftar ini sebagai satu-satunya dasar ketika memilih tempat kuliah.

Bagi calon mahasiswa kedokteran, informasi lain seperti akreditasi program studi, kurikulum, fasilitas laboratorium, rumah sakit pendidikan, biaya kuliah, jalur penerimaan, hingga lingkungan akademik tetap perlu diperiksa melalui informasi resmi masing-masing universitas.

Dengan konteks tersebut, daftar EduRank 2026 lebih tepat dibaca sebagai peta performa riset bidang Medicine di perguruan tinggi Indonesia. Daftar ini memberikan gambaran mengenai universitas yang memiliki aktivitas penelitian kuat dalam bidang tersebut, sementara penilaian terhadap pengalaman pendidikan kedokteran membutuhkan indikator yang berbeda dan lebih spesifik.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)